Karya Tertata Dorong Deklarasi, Idris Tunggu SK

Ilustrasi Pilkada (istimewa)

MARGONDA-Koalisi Karya Tertata yang terdiri dari empat partai, yakni Golkar, Demokrat, PAN, dan PPP menyatakan kesiapannya mengusung Mohammad Idris sebagai bakal calon wali kota Depok periode 2021-2024.

Keempat parpol mendorong agar Mohammad Idris segera mendeklarasikan diri kesiapannya tampil di Pilkada Depok 9 Desember mendatang.

Gabungan parpol yang memiliki 14 kursi di DPRD Kota Depok dengan rincian Golkar 5 kursi, PAN 4 kursi, Demokrat 3 kursi, dan PPP 2 kursi memang sudah bisa mengusung kandidat.

Ketua DPD PAN Kota Depok, Igun Sumarno, menegaskan, Karya Tertata tak ubahnya cinta pertama ke Idris, sehingga daya juang dan daya dobrak sangat luar biasa.

“Akan berbeda saat Pak Wali dicintai oleh yang kedua. Kita sudah 14 kursi sangat luar biasa. Jangan abaikan kita dengan keinginan deklarasi itu. Lebih cepat lebih baik,” katanya.

Dirinya optimis apabila sudah dilakukan deklarasi empat partai mengusung Idris, PKS akan ikut dengan gerbong koalisi Karya Tertata.

“Kami minta Pak Wali agar lebih nyaman dengan empat partai ini. Gabungan partai nasionalis religius, insya Allah menang,” yakinnya.

Ketua DPD Partai Golkar, Farabi El Fouz, menyampaikan pihaknya akan terus berdiskusi dan bahagia apabila yang akan mendampingi Mohammad Idris sebagai bakal calon pimpinan Kota Depok berasal Karya Tertata.

“Saya yakin Pak Wali paham melihat orang-orang berkualitas yang siap mendampingi dan Pak Wali juga sudah sangat berpengalaman. Pak Wali tinggal didukung saja. Saya setuju jangan ragu. Saya yakin apabila keterwakilan kita ada, kita akan berjuang, berdarah-darah agar menang,” tegasnya.

Ketua DPC PPP, Hj. Qonita Luthfiyah mengatakan keinginannya agar segera terlaksana deklarasi. Dirinya optimis bisa memenangkan pilkada dengan 14 kursi.

“PPP resmi mengusung Pak Idris dengan Koalisi Karya Tertata. Tidak lagi bisa diklaim kemana-mana,” tuturnya.

Sekjen DPC Demokrat, Hj. Endah Winarti, mengutarakan Demokrat sudah mengusung Idris sejak sebulan lalu. Surat yang ditandatangani DPC dan DPW Demokrat telah sampai ke meja Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

“Demokrat all out mengusung Pak Wali untuk kembali memimpin Kota Depok ke depannya,” tegasnya.

Tunggu SK

Sementara itu, Mohammad Idris menyampaikan pelaksaan deklarasi menunggu surat keputusan dari DPP yang menyatakan mengusung dirinya dalam kontes pilkada mendatang.

Karena itu, Idris meminta partai yang tergabung dalam Karya Tertata untuk melaksanakan rapimcab seperti apa yang dilakukan PPP.

“Ini menjadi semacam penegasan musyawarah pimpinan yang akan mengusulkan aspirasi mengusung nama Idris sebagai calon wali kota ke pusat,” tuturnya.

DPP koalisi tersebut, katanya lagi, sebagian masih belum menulis SK (Surat Ketetapan) dengan alasan belum ada calon wakil wali kotanya.

“Kalau saya berpikir terbalik bahwa DPP mengusung saya sebagai calon wali kota. Nanti siapa calon wakil wali kotanya dibicarakan,” katanya.

Koalisi ini, sambung Idris, adalah koalisi partai yang terpenggal, sehingga menunggu kepastian pencalonan berupa SK. Pasalnya, jika satu partai gagal, tentunya akan mempengaruhi koalisi.

“Ini kan 14 kursi yang terbagi, sehingga saya butuh SK untuk pegangan. Jika SK sudah ada, saya siap deklarasi. Mengenai wakilnya silakan dibicarakan,” pungkasnya.

(eru)