Kampung Siaga Tangguh Jaya Depok Kini Berbasis Digital

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar menyerahkan bantuan pada warga KSTJ (Istimewa)

PANCORAN MAS- Pemerintah Kota Depok bersama TNI-Polri terus berupaya keras memperkuat eksistensi Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ). Program yang digagas oleh tiga pilar itu dipercaya efektif untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Untuk sementara ada sekira 34 Kampung Siaga, Insya Allah kita akan buat lebih banyak lagi. Tujuannya sama, untuk memutus tali rantai COVID-19,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar di KSTJ Kelurahan Rangkapan Jaya, pada Selasa 2 Maret 2021

Baca Juga: 2.232 Lansia di Depok Bakal Jalani Vaksinasi, Begini Cara Daftarnya

Saat ini, pengurus KSTJ dibekali dengan kamputer jinjing atau laptop untuk mempermudah aktivitas pendataan maupun pengawasan terhadap warga yang terkonfirmasi positif.

“Didalam itu ada data-data yang aktif, dirawat, sembuh isolasi, pokoknya ada semua,” jelas Imran

Lebih lanjut ia menegaskan, semua pihak harus terlibat aktif dalam menekan panyebaran COVID-19.

“Semua harus berkolaborasi, tidak ada Kampung Siaga COVID yang sendiri, KTJ enggak. Semua akan jadi satu, yaitu Kampung Siaga Tangguh Jaya. Ini jadi satu, luar biasa.”

Selain melakukan pengecekan komputer mengenai informasi maupun pelayanan masyarakat berbasis aplikasi digital, kapolres juga memberikan tempat cuci tangan dan sembako pada sejumlah warga di Perumahan Poin Mas, lingkungan KSTJ RW 11, Kelurahan Rangkapan Jaya.

Kemudian aksi sosial itu dilanjutkan ke KSTJ di kawasan Rawa Geni, RW 07 Kelurahan Ratu Jaya Kecamatan Cipayung Kota Depok. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here