Kakek Mj Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

Ilustrasi pencabulan (istimewa)

SUKMAJAYA- Dua bocah perempuan di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Depok, menjadi korban pelampiasan nafsu bejat paedofil. Ironisnya lagi, pelaku yang berusia paruh baya itu ternyata adalah tetangga dekat korban.

Diduga, aksi cabul yang dilakukan oleh pria berinisial Mj itu telah berlangsung selama sekira dua tahun. Hal ini terungkap setelah Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendatangi lokasi kejadian pada Selasa 13 April 2021.

Tak hanya itu saja, dari pemeriksaan medis pun diketahui, alat vital korban telah rusak. Adapun modus tersangka ialah mengajak para korbannya untuk menonton film horor.

“Mereka menonton tayangan film-film horor setelah itu dipanggil ke kamar ganti-gantian,” kata Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait

Arist menduga, korbannya lebih dari dua orang.

“Bayangkan sudah bertahun-tahun pelaku itu mengumpulkan anak-anak dan warga masyarakat menganggap itu adalah baik-baik saja. Sudah hampir 2 tahun. Dia ngajak nonton walaupun itu terbuka dan banyak orang jadi warga masyarakat menganggap baik banget itu bapak,” ujarnya

Baca Juga: Tragis! ABG Dicabuli Ayah Kandung, Bayinya Digugurkan

Tersangka sendiri telah berkeluarga dan memiliki cucu. Akibat ulah bejat ituu, korban mengalami trauma.

“Korban sangat trauma dan nanti kami akan berkoordinasi dengan Polres Depok, karena kemungkinan masih ada korban-korban lain yang tidak melapor mengalami depresi, selain medis ya.”

Arist berharap, atas perbuatannya itu, Mj dijerat dengan ancaman hukuman maksimal, selama 20 tahun penjara. Sebab menurutnya, itu adalah kejahatan kemanusiaan yang berat.

“Kami akan koordinasi dengan penyidik bahwa bisa dikenakan Undang-undang nomor 17 Tahun 2016 miimal 10 tahun maksimal 20 tahun karena dia melakukan kesengajaan dan berulang-ulang,” ujarnya

Untuk diketahui, aksi cabul Mj terungkap setelah korbannya melapor ke orangtua pada Jumat, 9 April 2021.

Usai melakukan aksi bejatnya itu, Mj biasanya memberi korban imbalan Rp 2000. Kasusnya ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Depok. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here