Junaidi Cs Divonis Hukuman Mati, Nasib Kurir di PHP-in Bandar Narkoba

Tiga terdakwa narkoba divonis hukuman mati. (DepokToday.com)
Tiga terdakwa narkoba divonis hukuman mati. (DepokToday.com)

DepokToday- Majelis hakim Pengadilan Negeri Depok telah menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap tiga terdakwa kasus peredaran narkoba dengan barang bukti sebanyak 258 kilogram sabu.

“Iya (vonis hukuman mati). Sama dengan tuntutan JPU (jaksa penuntut umum), yakni hukuman mati. Yang divonis tiga orang,” kata Humas Pengadilan Negeri Kota Depok, Ahmad Fadil usai sidang tersebut pada Senin 13 September 2021.

Sidang ini berlangsung secara online dan berakhir sekira pukul 15:00 WIB. Para terdakwa, yakni Junaidi (30 tahun), Zulkarnain (25 tahun) dan Eko Saputro (25 tahun). Atas putusan tersebut, ketiga terdakwa tidak setuju.

“Mereka pikir-pikir selama tujuh hari, begitu juga dengan JPU, pikir-pikir tujuh hari,” kata Fadhil

Sementara itu, kuasa hukum para terdakwa, Taty Wahyuni Oesman menilai, putusan tersebut terlalu berat. Sebab, para terdakwa hanyalah kurir bukan bandar narkoba.

“Dan dalam perjalanan mereka tidak menerima upah yang besar, mereka (terdakwa) baru sebatas masih dijanjikan oleh orang yang menyuruhnya,” kata Taty.

Baca Juga: Catat! Pawang Babi Ngepet Palsu Bakal Disidang Mulai Rabu Pekan Ini

Terkait hal itu, pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum Amalbi ini pun menyarankan agar para terdakwa mengajukan banding.

“Ini kan putusan masih bingung menyatakan sikap seperti apa. Nah kami menyarankam pikir-pikir dulu. Besok kami akan sampaikan kepada mereka untuk menyampaikan sikap banding,” katanya.

Kronologi

Untuk diketahui, kasus narkoba itu diungkap ketika AKBP Aldo Ferdian menjabat sebagai Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Depok. Tumpukan barang haram itu disita Aldo dan tim dari hasil pengejaran hingga ke wilayah Pekanbaru.

Ada tiga tersangka yang diamankan. Mereka adalah, Junaidi, Eko Saputro dan Zulkarnaen.

Narkoba sitaan Polres Metro Depok DepokToday.com)
Narkoba sitaan Polres Metro Depok DepokToday.com)

Kasus ini merupakan pengembangan dari Kota Padang, dengan satu tersangka atas nama Edi Pranoto, berikut barang bukti sabu seberat 44 kilogram sabu, beberapa waktu lalu.

Dengan dua temuan tersebut, maka total barang bukti sabu yang berhasil disita anak buah Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar itu jumlahnya mencapai 302 kilogram.

“Di Pekanbaru, modus yang digunakan adalah mereka mengambil di kendaraan di mobil. Dan mereka memang transaksinya di parkiran rumah sakit,” kata Aldo pada Rabu, 10 Februari 2021.

Modus Narkoba Terdakwa Hukuman Mati

Jadi modusnya, jelas Aldo, pada saat mobil masuk rumah sakit, barang haram tersebut ada di dalam karung.

“Kemudian mereka sudah menyiapkan koper-koper kosong untuk dimasukan ke dalam koper tersebut.”

Baca Juga: Erigo, Produk Fesyen dari Depok yang Bertengger di New York

Ketiga tersangka memiliki peran berbeda. “Ada peran yang memindahkan dari karung ke koper, kemudian ada yang menggeser kendaraan. Jadi mobil Kijang inilah yang digunakan oleh para TSK untuk memindahkan barang tersebut.”

Atas perbuatannya itu, para tersangka ternacam dengan jeratan pidana hukuman mati. (rul/*)