Jumlah Pasien Sembuh Corona di Depok Bertambah Lagi

Posko Antisipasi Covid-19 yang didirikan Komunitas Pendaki Citayam (KPC) bersama Rimbun.(DepokToday/Ale)

MARGONDA-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mengumumkan kabar gembira lantaran pasien sembuh dari infeksi virus Corona (Covid-19) bertambah dari 84 orang, menjadi 89 orang pada Sabtu, 16 Mei 2020.

Sedangkan jumlah orang terkonfirmasi positif naik dari 377 orang, menjadi 395 orang. Untuk korban meninggal akibat positif Covid tidak ada penambahan, yakni masih 21 orang.

“Penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak 18 kasus berasal dari tindaklanjut pemeriksaan swab PCR di laboratorium RSUI sebanyak 8 kasus, dan 10 kasus berasal dari PDP yang dirawat di rumah sakit di Jakarta dengan hasil swab PCR-nya positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.

Ia mengungkapkan, selain itu penambahan terjadi karena ada diantaranya hasil pemeriksaan swab PCR di Jakarta yang dilaporkan positif.

“Adapun untuk penambahan kasus sembuh, hari ini menjadi 89 orang, bertambah 5 orang dari sebelumnya 84 orang,” bebernya.

Dadang menegaskan, kasus konfirmasi positif yang dinyatakan sembuh setelah menjalani swab follow up dengan hasil negative dua kali berturut-turut.

Selain data tersebut, pemerintah setempat juga mencatat data terbaru pada sejumlah kategori. Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 1.443 orang, menjadi 1,455 orang atau naik 12 kasus. Selesai pemantauan 642 orang.

Kemudian mereka yang masih dalam pemantauan 813 orang. Selanjutnya, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) sama seperti sebelumnya, yakni 3.521 orang. Terkait angka itu, selesai pemantauan bertahan diangka 2.035 orang.

Dan mereka yang masih dalam pemantauan saat ini 1.486 orang. Berikutnya, kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari 1.362 orang, menjadi 1.365 orang atau bertambah 3 kasus. Selesai pengawasan untuk kasus itu bertambah 701 orang.

Masih terkait angka tersebut, jumlah orang dalam pengawasan 664 orang. Sedangkan jumlah PDP yang meninggal saat ini berjumlah 67 orang, bertambah 1 orang dibandingkan hari sebelumnya, yaitu 66 orang.

Namun demikian, Dadang menjelaskan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

“Setop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” imbau Pradi.

(rul)