Jomblo, Pemuda Depok Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kontrakan

Ilustrasi gantung diri (istimewa)
Ilustrasi gantung diri (istimewa)

PANCORAN MAS- Seorang pemuda ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri di salah satu rumah kontrakan di kawasan Kampung Sengon, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. Peristiwa itu sontak membuat gempar warga sekitar.

Data yang dihimpun menyebutkan, korban diketahui berinisial AAS (27 tahun). Ia adalah penghuni kontrakan tersebut dan berstatus belum menikah alias masih jomblo. Jasadnya kali pertama ditemukan oleh sang kakak, dengan posisi sudah dalam keadaan gantung diri.

Baca Juga: Merinding, Ini Pengakuan NT Sebelum Gantung Diri

Menurut Ketua RT setempat, Muchtar, korban sudah menghuni kontrakan itu sejak tujuh bulan bersama kakaknya, bernama Irfan.

Muchtar tak menyangka jika pemuda itu bakal mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Semasa hidup, korban dikenal baik dan terlihat seperti tidak punya masalah.

Sementara itu, kakak ipar korban, AS, mengaku, dirinyalah orang pertama yang mengetahui adik iparnya itu tewas gantung diri. Kejadian bermula ketika AS mendapat telepon untuk mencek rumah kontrakan tersebut sekira pukul 00:00 WIB pada Sabtu 15 Mei 2021.

“Irfan saat itu berada di Cianjur. Setelah ditelepon, saya langsung mengajak tetangga untuk menemani,” katanya dikutip pada Minggu 16 Mei 2021.

Setibanya di lokasi, gerbang kontrakan dalam keadaan terkunci dengan rantai.

“Pas saya intip dari sela-sela pagar, AAS tergantung di dalam rumah. Langsung saya lapor ke Pak RT, kemudian dari RT ke polisi,” katanya.

Pemeriksaan Polisi Soal Gantung Diri

Dari hasil pemeriksaan polisi, diduga kuat AAS tewas karena murni gantung diri.

“Setelah diidentifikasi, tidak ditemukan luka sajam (senjata tajam) maupun benda tumpul. Dari pihak keluarga saat ditanya, tidak ada permasalahan,” kata Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas, Ipda Syaid Abu.

Pihak keluara juga menolak untuk dilakukan autopsi dan memilih untuk memakamkan jasad korban di TPU Kalimulya III. (rul/*)