Jokowi: Jika Kasus Turun Pada 26 Juli 2021, PPKM Dibuka Secara Bertahap

Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi saat menyampaikan keterangan pers secara virtual, Selasa 20 Juli 2021. Foto: Tangkapan layar akun Youtube Sekretariat Presiden
Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi saat menyampaikan keterangan pers secara virtual, Selasa 20 Juli 2021. Foto: Tangkapan layar akun Youtube Sekretariat Presiden

JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengklaim, pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali yang berlangsung sejak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 berhasil mengendalikan kasus COVID-19.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur, setelah dilaksanakan PPKM Darurat, terlihat dari data, penambahan kasus dan kepenuhan bed rumah sakit mengalami penurunan,” kata Jokowi dalam konferensi pers virtual, Selasa 20 Juli 2021.

Untuk itu, kata Jokowi, Pemerintah akan segera melonggarkan aturan secara bertahap pada tanggal 26 Juli 2021 dengan catatan apabila tren kasus terus mengalami penurunan.

Baca Juga: Tok, Presiden Jokowi Perpanjang PPKM Darurat Sampai 26 Juli, tapi…

“Kita selalu memantau, memahami dinamika di lapangan dan juga mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak dari PPKM, karena itu jika tren kasus terus mengalami penurunan maka tanggal 26 Juli 2021, Pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,” katanya.

Jokowi mengatakan, selama periode 20 hingga 26 Juli 2021, masyarakat akan tetap merasakan pembatasan-pembatasan agar tren kasus terus mengalami penurunan dan dapat dibuka secara bertahap setelahnya.

“Saya minta kita semuanya bisa bekerjasama bahu membahu untuk melaksanakan PPKM ini, dengan harapan kasus akan segera turun dan tekanan kepada rumah sakit juga menurun,” kata dia.

Namun begitu, Pemerintah lebih melonggarkan aturan pada masa PPKM yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 26 Juli 2021 utamanya pada sektor-sektor perdagangan.

“Sedangkan kegiatan yang lain pada sektor esensial dan kritikal, baik di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan, akan dijelaskan secara terpisah,” kata Jokowi.

Lebih jauh Jokowi mengajak, agar masyarakat dapat bersabar dan tetap menjaga protokol kesehatan. Ia meminta masyarakat yang bergejala COVID-19 dapat melakukan isolasi dan memberikan pengobatan sedini mungkin.

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa, untuk bersatu padu melawan COVID-19 ini. Memang ini situasi yang sangat berat tetapi dengan usaha keras kita bersama, Insya Allah kita bisa segera terbebas dari Covid-19. Dan kegiatan sosial dan kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” pungkas Jokowi. (ade/*)