Jelang Penerapan E-Tle, Depok Targetkan 10 JPO di Margonda

JPO Selamat Datang Depok (Istimewa)

MARGONDA– Aparat kepolisian bersama Dinas Perhubungan (Dishub) kian gencar melakukan sosialisasi terkait kanalisasi jalur cepat dan lambat di kawasan Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat. Nantinya, di sejumlah titik jalan tersebut akan terpasang kamera tilang elektronik.

Kebijakan ini merupakan upaya Pemerintah Kota Depok bersama dinas terkait guna mengurai kemacetan, sekaligus menekan terjadinya pelanggaran dan kecelakaan di kawasan yang terkenal sebagai pusat jantung kota tersebut.

Pekan depan, rencananya polisi bakal melakukan tindakan bagi setiap pelanggar dengan sistem tilang manual. Adapun sasarannya adalah motor dan angkutan kota yang nekat melintas di jalur cepat.

Guna mendukung kebijakan tersebut, Depok juga mengoptimalkan peran dana CSR untuk membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Rencananya, akan ada 10 JPO di kawasan Margonda. Saat ini, baru terbangun di enam titik. Program ini bakal dikebut dengan tujuan yang sama, yakni menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pejalan kaki.

“Ini bukti kita bisa bekerja sama dengan perusahaan utknmemajukan dan menyejahterakan warga Depok,” kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai meresmikan JPO ke 6, yang diberi nama JPO Selamat Datang Kota Depok, Kamis 13 Agustus 2020

Idris berharap, keberadaan JPO ini bisa dimanfaatkan masyarakat dan menjadikan Margonda sebagai kawasan tertib berlalu lintas

“Harapan kepada warga ini agar dimanfaatkan, jangan sampai dari dulu minta, memang sering digunakan dan lalu lintas padat dan cepat sekali bergeraknya. Nah ini supaya dimanfaatkan jangan sampai ada yang lewat di bawah lagi.”

Jika masih ada yang nekat menyeberang tidak pada tempatnya (JPO), Idris menginstruksikan aparat untuk segera melakukan tindakan tegas.

“Ini yang menjadi sebuah kebijakan Pak Wali, kami akan koordinasi dengan Satpol PP untuk memformulasikan itu (penindakan). Tentu kalau ada kebijakan, sudah kita sosialisasi, maka harus ada punishment,” kata Kepala Dishub Depok, Dadang Wihana

Lebih lanjut dirinya mengatakan, JPO ini adalah implementasi dari rekomendasi Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Salah satu buktinya, seperti yang dilakukan PT PP Propert (PPRO) Tbk, melalui anak usaha PT Wisma Seratus Sejahtera yang membangun apartemen Evenciio, di pintu masuk Margonda.

Guna mendukung kebijakan pemerintah, perusahaan tersebut berpartisipasi melalui corporate social responsibility (CSR) dengan membangun fasilitas publik berupa JPO Selamat Datang Kota Depok.

“Jika apartemen akan dibangun, bahwa salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam andalalin adalah membangun JPO,” kata Dadang

Dirinya mengungkapkan, karena akan ada penambahan pergerakan orang yang melintas menyebrang dari timur ke barat dan sebaliknya, maka keberadaan JPO menjadi sangat penting.

Kearifan Lokal

JPO Selamat Datang di Kota Depok itu dibangun tepat didepan Apartemen Evenciio dengan panjang seluas 32 meter dan lebar seluas 5 meter. Mengusung konsep tradisional modern khas Kota Depok yang memiliki nilai artistik dengan menggunakan ornament-ornamen Gigi Balan dan Gong Sibolong, sehingga memberikan kesan arsitektural budaya lokal dengan penerangan yang menarik pada malam hari.

Direktur Utama PPRO, Taufik Hidayat mengungkapkan, salah satu misi PPRO adalah bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat, sehingga pihaknya berusaha mewujudkan program CSR yang dibutuhkan masyarakat sekitar.

“Dengan begitu kami juga ikut andil dalam membantu program pemerintah dalam pembangunan fasilitas publik di Jalan Margonda, Depok,” katanya

Taufik berharap, JPO ini dapat mendukung proses serah terima unit apartemen serta mempermudah akses para penghuni untuk memenuhi kebutuhannya.

“JPO ini sekaligus menjadi ikon baru di Kota depok, sebagai Gapura Selamat Datang Kota Depok.” (rul/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here