Jawa Barat Urutan Kedua Pasien COVID-19 Meninggal, Kota Depok?

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito. (Istimewa)
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito. (Istimewa)

JAKARTA – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan dalam sepekan kebelakang, presentase jumlah kematian di Jawa Barat meningkat, bahkan menduduki urutan kedua dari 34 provinsi se-Indonesia.

“Sembilan provinsi mengalami kenaikan persen kematian, yaitu Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Gorontalo, Yogyakarta, Bengkulu, Kepulauan Riau, Jambi dan Kalimantan Barat,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis 8 Juli 2021.

Wiku mengatakan, dengan adanya tren perkembangan ke arah yang kurang baik ini, perlu dijadikan bahan refleksi bagi tiap-tiap pemerintah daerah untuk semakin memperhatikan kebijakannya.

Baca Juga: Misterius, Sejumlah Temuan Mayat Gegerkan Warga, Dua di Pinggir Jalan

“Kenaikan persen kematian (ini) menunjukkan dalam satu minggu terakhir kematian yang terjadi lebih signifikan dibanding kenaikan kesembuhan, ini perlu dijadikan refleksi oleh pemerintah daerah masing-masing,” kata Wiku.

Menurut Wiku, peningkatan kematian yang terjadi ini dikarenakan, lambannya pemerintah daerah dalam merespons masyarakat yang mengalami perburukan, utamanya saat melakukan isolasi mandiri.

“Kematian yang meningkat ini dapat terjadi akibat keterlambatan penanganan atau perburukan yang tidak dipantau saat isolasi mandiri,” kata Wiku.

“Untuk itu mohon kepada seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pemantauan pada pasien isolasi mandiri, agar dapat segera ditangani dengan cepat apabila terjadi perburukan,” tambahnya.

Kota Depok duduki urutan pertama pasien COVID-19 meninggal se-Jawa Barat, Kamis 8 Juli 2021. Foto: Tangkapan layar pikobar.jabarprov.go.id
Kota Depok duduki urutan pertama pasien COVID-19 meninggal se-Jawa Barat, Kamis 8 Juli 2021. Foto: Tangkapan layar pikobar.jabarprov.go.id

Dipantau melalui laman Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 Provinsi Jawa Barat atau pikobar.jabarprov.go.id, pada Kamis, 8 Juli 2021, total kasus yang meninggal telah mencapai 5.712 kasus atau bertambah 67 kasus dari hari sebelumnya. Sementara pasien probable meninggal 1.642 orang.

Dari data tersebut disebutkan, Kota Depok menduduki urutan pertama  dengan menyumbang 953 kasus. (ade/*)