Janji Bela Taiwan dari China, Amerika Klaim Militernya Terkuat di Dunia

Tentara Amerika (Foto: Istimewa)
Tentara Amerika (Foto: Istimewa)

DepokToday- Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengklaim bahwa militer negaranya terkuat di dunia. Terkait hal itu, ia pun berjanji akan membela Taiwan jika diserang China.

“Ya, kami punya komitmen untuk melakukan hal itu,” kata Biden saat ditanya apakah AS akan membela Taiwan dikutip dari Republika pada Sabtu 23 Oktober 2021.

Baca Juga: Viral, Guru Cantik Salah Tingkah Digombalin Murid  

Bahkan dengan yakinnya, Biden mengatakan, bahwa masyarakat dunia tak perlu khawatir tentang kekuatan militer AS karena China, Rusia dan seluruh dunia tahu Amerika memiliki militer terkuat dalam sejarah dunia.

“Yang perlu kalian khawatirkan adalah apakah mereka (China) akan terlibat dalam aktivitas yang bisa menempatkan mereka dalam posisi di mana mereka mungkin membuat kesalahan serius,” ucap Biden.

Baca Juga: Terpopuler DepokToday, 23 Oktober 2021: Sesak Nafas atau Asma Karena Gangguan Jin, Perut Buncit Ganggu Urusan Ranjang

Sementara itu, salah seorang petinggi pertahanan Taiwan, Chiu Kuo-cheng mengatakan, ketegangan militer antara Taiwan dan China berada pada situasi terburuk dalam 40 tahun lebih.

Dia memprediksi, China akan memiliki kemampuan untuk melakukan invasi skala penuh pada 2025.

Amerika dan China

Untuk diketahui, China mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, yang mesti diambil dengan kekuatan jika diperlukan.

Taiwan mengatakan mereka adalah negara merdeka dan akan membela kebebasan dan demokrasinya.

China Siap Tempur

Sementara itu, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China saat ini sedang dalam siaga tinggi. Mereka bersumpah akan menghancurkan tindakan separatis yang mendukung kemerdekaan Taiwan.

China pun memberikan Amerika Serikat (AS) peringatan keras terkait hal tersebut.

Baca Juga: Video ABG Threesome Viral di Medsos, Ceweknya Masih SMP

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nasional China, Tan Kefei, menyatakan ketidakpuasan yang sangat besar dan menentang dengan tegas pernyataan AS yang mengklaim latihan militer China di Selat Taiwan dapat merusak perdamaian dan stabilitas kawasan.

Dia juga dengan tegas menyatakan bahwa PLA sedang dalam siaga tinggi dan siap bertarung kapan saja.

Dalam pidatonya, Tan mengatakan bahwa akan mengalahkan semua campur tangan asing dan tindakan separatis kemerdekaan Taiwan. (rul/*)