Jangan Pandang Santri Sebelah Mata

0
367

HARI Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap 22 Oktober berlangsung meriah di seluruh daerah. Puncak perayaan HSN 2019 pun dihelat megah di Jakarta, Selasa (22/10/2019) malam, dengan tema Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia, yang melibatkan sekira ribuan santri.

Peringatan HSN tahun ini menjadi spesial karena DPR RI sudah mengesahkan Undang-Undang (UU) No. 18 2019 yang mengatur peran pesantren di masyarakat.

Di Depok, Jawa Barat, disahkannya RUU Pesantren disambut hangat oleh wali kota setempat, M. Idris. Ia berharap dengan adanya UU Pesantren maka santri tidak lagi dipandang sebelah mata.

Sebab, pengalaman ini dirasakan Idris ketika mencalonkan diri sebagai wakil wali kota Depok pada Pilkada 2010 dan calon wali kota pada Pilkada 2015.

“Ya menyambut baik (UU Pesantren) karena sebagian orang memandang santri itu sebelah mata. Dulu waktu saya mau nyalon (ikut Pilkada) aja, itu santri mau ngapain? Nah ini kan pandangan yang perlu diluruskan,” kata Idris di Balaikota Depok, Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (22/10/2019).

Ditanya soal implementasi UU Pesantren di Kota Depok, Idris akan menunggu Peraturan Pemerintah (PP). “Nanti kita tunggu PP nya. UU mandul jika PP nya tidak ada. Jadi kita tunggu PP nya seperti apa,” jelas Idris.

Mengenai aksi terorisme di wilayah kekuasaannya yang kerap dikaitkan dengan agama, Idris tidak setuju. Menurut dia, di pondok pesantren (ponpes) tidak ada ajaran radikal.

“Ini tidak ada sejarah di ponpes. Saya enam tahun ponpes di Indonesia dan 15 tahun pesantren di Arab Saudi, insyaAlloh saya gak jadi radikal,” katanya kepada wartawan di sela peringatan HSN 2019 itu.

“Kalau pun memang ada satu atau dua santri, itu pribadinya jangan bawa-bawa ponpes. Karena bisa saja ketika santri itu keluar ada pengaruh dari luar,” tambah Idris.

Pihaknya mengaku punya cara agar santri tidak terpengaruh hal-hal negatif. “Kita kerjasama dengan Kemenag untuk selalu membantu dan memberi wacana-wacana persepsi baik tentang Islam,” ujarnya.(idr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here