Jangan Malah Tersesat Pakai Peta Digital, Perhatikan Lima Hal Penting Ini

Berkendara aman (foto istimewa)
Berkendara aman (foto istimewa)

DEPOK –  Fitur aplikasi peta digital saat ini menjadi bagian yang tidak dipisahkan dari kehidupan masyarakat.

Dengan fitur seperti google maps ini, dapat memudahkan  pengendara untuk mendapatkan alamat yang dituju.

Jika dapat memanfaatkannya dengan baik, tentunya aplikasi ini bisa sangat membantu. Namun, bagi yang belum bisa menggunakannya dengan baik, aplikasi bisa saja membuat tersesat penggunanya.

Kalau tidak mau sampai tersesat atau celaka karena menggunakan aplikasi ini, perlu untuk memerhatikan sejumlah hal ini. Seperti dijelaskan auto2000 yang dilansir dari Jpnn, berikut lima hal penting yang disampaikan After Sales Division Head Auto2000, Nur Imansyah.

Lima Tips Menggunakan Peta Digital

1.Atur Map Sesuai Kebutuhan

Pastikan menyeting peta digital sesuai kebutuhan. Paling mudah adalah memastikan setingan moda transportasi yang dipakai adalah mobil atau motor. Sehingga tidak diarahkan melalui jalan sempit, yang hanya pas untuk sepeda motor atau pejalan kaki. Pelajari pula menu dan fitur lainnya seperti pilihan menggunakan jalan tol.

  1. Pelajari Rute

Sehabis memasukkan alamat yang dituju, jangan langsung meluncur menuju lokasi. Baca terlebih dahulu rute yang ditunjukkan oleh peta digital untuk mengetahui akan diarahkan lewat mana.

Lihat juga apakah rutenya melalui jalan besar atau kecil, termasuk apakah jalannya berliku tanpa henti? Jika ya, hampir pasti kamu diarahkan melalui rute perbukitan. Perhatikan kondisi kemacetan jalan yang ditandai oleh warna lajur yang diberikan.

Pelajari rute alternatif berwarna abu-abu, siapa tahu justru rutenya lebih familiar, nyaman, dan cepat.

3.Fokus Perhatikan Jalan

Usahakan untuk fokus melihat ke arah jalan dan tidak terlalu sering melempar pandangan ke layar ponsel atau head unit karena berbahaya. Kamu bisa lebih fokus ke perintah suara, yang keluar beriringan dengan arah yang dituju dari aplikasi peta digital sehingga konsentrasi mengemudi tidak terganggu.

Baca juga: Heboh Suara Gemuruh Terdengar Lama di Langit Depok, Ini Penjelasanya

4.Lihat Patokan atau Legenda

Pada umumnya, peta digital menyediakan legenda-legenda yang memudahkan ketika membaca peta dan bisa dijadikan sebagai patokan arah jalan. Selain itu, perhatikan juga rambu penunjuk arah yang tersedia. Jangan percaya 100% pada peta digital, sebaiknya pelajari rambu yang ada mengingat akurasi aplikasi peta digital di Indonesia masih harus ditingkatkan.

5.Tidak Ragu Bertanya

Tidak perlu ragu untuk bertanya pada warga sekitar bila rute yang kamu tempuh dirasa menyesatkan atau membuat bingung. Seperti, jika jalan diarahkan menuju pematang sawah atau masuk ke jalan sempit.

Waspadai juga kalau diarahkan menuju wilayah hutan atau perbukitan yang jarang dilalui oleh mobil. Apalagi jika waktu sudah menjelang malam, bertanya pada warga setempat merupakan langkah paling bijak. (lala/*)