Jangan Kaget, Ini 4 Sumber Pasokan Senjata KKB dan OPM

Senjata OPM (Foto: Istimewa)

DepokToday- Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hemawan Sulistyo mengungkap sejumlah fakta mencengangkan terkait pasokan senjata api berikut amunisi yang digunakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Organisasi Papua Merdeka atau OPM.

Melansir Bisnis.com, ada beberapa kemungkinan, yang pertama KKB dan OPM mendapat suplai atau pasokan senjata api dari pasar gelap internasional.

Baca Juga: 4 Manfaat Mengonsumsi Kulit Ikan, Salah Satunya untuk Kesehatan Kulit

Kemungkinan kedua adalah, KKB dan OPM mendapatkannya dari pihak-pihak tertentu di luar negeri, terutama di negara Filipina Selatan.

“Ada juga bom, TNT serta senjata organiknya polisi dan tentara Filipina Selatan,” jelas Hermawan dikutip pada Selasa 26 Oktober 2021.

Baca Juga: Jubir TPNPB-OPM Sebut Markasnya Dihujani Bom Aparat, Ini yang Terjadi

Indikasi ketiga, senjata api tersebut berasal dari negara Australia dan Papua New Guinea (PNG). Menurutnya, negara tersebut seringkali mengirimkan senjata api untuk para separatis ini.

“Terakhir, mereka mendapatkan senjata api itu dari aksi penyerbuan ke pos TNI dan Polri,” ujarnya.

Baca Juga: dr. Zaidul Akbar Sarankan Minum Jahe Pandan, Sederet Penyakit Ini Rontok

Strategi OPM

Lebih lanjut Hermawan mengatakan, biasanya OPM dan KKB memastikan ada atau tidaknya senjata api di pos TNI dan Polri. Setelah dipastikan ada senjata api, barulah mereka melakukan penyerbuan.

“Jadi kalau nyerbu, yang dipastikan itu ada atau tidak senjata di sana. Kalau amunisinya gampang mereka itu. Yang penting ada senjatanya dulu yang direbut,” tuturnya.

Seperti diketahui, hingga kini aparat TNI-Polri masih terlibat perang sengit dengan kelompok OPM. Peristiwa itu telah menyebabkan beberapa orang tewas serta banyak warga yang mengungsi. (rul/*)