Jangan Dilakukan, 4 Kesalahan Minum Kopi Ini Bisa Rusak Otak

Kopi hitam yang memiliki banyak manfaat (foto Istimewa)
Kopi hitam yang memiliki banyak manfaat (foto Istimewa)

DepokToday – Meminum kopi secara rutin biasa dilakukan sejumlah orang. Namun, jangan sampai mengonsumsi atau minum kopi malah jadi merugikan kita. Hindari sejumlah kesalahan ini agar dapat merasakan manfaat kopi.

Berdasarkan riset yang diterbitkan Molecular Psychiatry meminum kopi baik meningkatkan konsentrasi, kontrol motorik, dan kewaspadaan. Sementara itu, Tinjauan yang dipublikasikan di Archives of Medical Science menemukan minum kopi secara moderat menurunkan risiko kondisi neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Melansir dari CNN Indonesia, Untuk mendapatkan manfaat ini hindari kesalahan-kesalahan yang justru bisa merusak otak.

1.Terlalu banyak

Minum dalam asupan moderat semisal satu atau dua cangkir sehari akan melindungi otak. Namun jika berlebihan justru bakal membawa dampak sebaliknya

Studi yang diterbitkan di Nutritional Neuroscience menemukan minum lebih dari 6 cangkir kopi per hari berasosiasi dengan volume total otak lebih kecil dan peningkatan risiko demensia sebesar 53 persen.

FDA menyarankan untuk orang dewasa cukup mengonsumsi 400 miligram kafein atau setara dengan 4 cangkir kopi seduhan sendiri. Namun jangan lupa bahwa kafein juga terdapat pada teh, minuman energi dan cokelat.

2.Minum kopi larut malam

Sebagian orang minum kopi saat memerlukan dorongan energi di pertengahan atau sore hari. Perhatikan jam mengkonsumsi minuman ini sebab jika terlalu larut atau berdekatan dengan jam tidur justru bisa merusak waktu istirahat Anda.

Kafein bertindak sebagai stimulan dan tetap berada pada aliran darah beberapa jam setelah dikonsumsi. Direktur Headache and Traumatic Brain Injury Center di University of California San Diego, Nina Riggins mengatakan kafein bertahan di aliran darah sampai 5 jam. Untuk benar-benar ‘bersih’ bisa memerlukan waktu 10 jam.

Baca Juga: Mengetahui Varian COVID-19 Baru Mu yang Disebut Kebal Vaksin

3.Gula tambahan berlebihan

Kopi kekinian dengan rasa super manis tidak baik buat otak. Studi pada 2019 menemukan kelebihan konsumsi gula pada orang dewasa berasosiasi dengan penurunan fungsi kognitif.

Selain itu, kelebihan konsumsi gula akan mempengaruhi fungsi konektivitas dan penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah. Sebaiknya batasi gula tambahan pada kopi Anda.

4.Benar-benar melepaskan diri dari kopi

Ingin berhenti minum kopi? Sebaiknya lakukan secara bertahap bukan langsung menjauhkan diri dari kopi. Jika langsung berhenti minum kopi secara tiba-tiba, seseorang bisa mengalami gejala-gejala yang mengganggu otak.

“Sekali kafein dikeluarkan dari sistem, seseorang akan mengalami sakit kepala akibat penarikan kafein,” kata Riggins mengutip dari Livestrong.

Pengurangan kafein secara drastis juga akan membuat orang kesulitan konsentrasi. Sebaiknya, kurangi konsumsi kopi secara bertahap misal jika biasanya minum dua cangkir kopi, ganti satu cangkirnya dengan kopi non kafein (decaffeinated coffee). (lala/*)