Jan Ethes Juara Duel Taekwondo, Begini Reaksi Jokowi

Aksi Jan Ethes ketika tanding taekwondo (Foto: Istimewa)
Aksi Jan Ethes ketika tanding taekwondo (Foto: Istimewa)

DepokToday- Cucu pertama Presiden Jokowi, Jan Ethes Srinarendra, kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, bukan karena tingkah lucunya, tapi lantaran dia berhasil meraih medali emas dalam ajang kejuaraan taekwondo.

Aksi putra sulung Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda itu sontak membuat publik terpukau. Dalam video yang beredar, dan dikutip DepokToday.com pada Rabu 17 November 2021, Jan Ethes berada di sudut merah, sementara bocak laki-laki yang jadi lawannya di kubu biru.

Tampak Gibran dan Silvi turut menyaksikan secara langsung pertandingan tersebut. Berbagai serangan dilancarkan Jan Ethes ke tubuh lawan, begitu pun sebaliknya.

Baca Juga: Warga Depok! Ini Sebab Ular Masuk Rumah dan Cara Mengatasinya

Selama pertandingan berlangsung, lawan cucu Jokowi itu sempat beberapa kali jatuh karena tak sanggup menahan gempuran Jan Ethes.

Sorak dukungan untuk dua taekwondo cilik ini pun membahana di Hal Terminal Tirtonadi, Solo pada Minggu 14 November 2021.

Melansir suara.com, laga final yang berlangsung selama satu menit tersebut berhasil di menangkan oleh Jan Ethes dengan skor 25:10.

Atas keberhasilannya itu, ia pun berhak mendapatkan medali emas dan piagam penghargaan.

Jokowi Buru-buru Kontak Jan Ethes

Usai pertandingan tersebut, Presiden Jokowi rupanya tak kalah antusias. Ia pun menghubungi Gibran untuk mengucapkan selamat pada cucunya tersebut.

““Di-video call mbahnya (Jokowi), dapat ucapan selamat,” ujarnya.

Baca Juga: Menguak Pergolakan Batin Grafolog Dibalik Misteri Kematian Akseyna

Lebih lanjut Gibran mengaku, selama ini putra kesayangannya itu mengikuti latihan taekwondo dua kali dalam sepekan. Lokasi latihan di salah satu SKB kawasan Gilingan.

Ketika disinggung apakah kelak Ethes akan diarahkan menjadi seorang atlit taekwondo. Gibran menegaskan, tak ingin memaksakan kehendaknya.

“Biar anaknya aja (yang menentukan). Kami ndak mau maksa. Kalau nanti anaknya nggak mau atau apa, ya kita enggak maksa. Mau berangkat les ya berangkat, kalau lagi capai ya enggak usah. Kan paginya juga masih sekolah,” ujarnya. (rul/*)