Jaga Keamanan dan Ketertiban di Papua, Polri Lakukan Ini

Komjen Pol. Paulus Waterpauw.(Foto: Istimewa)
Komjen Pol. Paulus Waterpauw.(Foto: Istimewa)

JAKARTA—Menjaga keamanan dan menegakkan hukum di wilayah Papua sudah menjadi kewajiban Polri karena sesuai dalam Pasal 13 Undang-Undang No.2 Tahun 2002.

Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw, menegaskan hal itu saat webinar dengan tema “Konflik Keamanan di Papua dan Solusinya” yang diselenggarakan Moya Institute, pada Jumat, 23 Juli 2021.

“Tugas Polri sebagai pemeliharaan keamanan dan ketertiban bentuk kondisi dinamis,” kata Komjen Paulus.

DIBACA JUGA: Pentas Seni Papua di Depok Meriah

Dia menjelaskan, selama ini Polri telah mengedepankan soft approaches di Papua. Dengan memberikan perlindungan, pengayoman dan melayani masyarakat Papua.

“Seperti Polisi Binmas Noken yaitu memberikan pembinaan kepada masyarakat orang asli Papua dalam bidang perternakan, perkebunan, pertanian dan budi daya lebah,” katanya.

“Dan Polisi Pi Ajar Sekolah. Program ini menanamkan wawasan kebangsaan kepada anak-anak orang asli Papua melalui permainan-permainan secara kreatif,” tambahnya.

DIBACA JUGA: Ketika Prajurit Laba-Laba Hitam Pamer Kekuatan di Hutan Papua

Lalu, lanjut dia, Program Affirmatif Action. Program ini, jelas Paulus, memberikan afirmasi kepada orang asli Papua seperti rekruitmen personel Polri, pendidikan pengembangan atau kejurusan dan pendidikan lanjutan.

DIBACA JUGA: Persembahan Polri dari Depok untuk Papua

Selanjutnya, kata dia, menggelar FGD, coffee morning dan dialog interatif. “Kami menjalin kemintraan dengan Pemda, Toga, Togar, Tomas dan elemen-elemen masyarakat lainya. Termasuk kelompok-kelompok yang bersebrangan,” paparnya.

Di Papua, Polri juga  menegakan hukum. Di mana.penegakan hukum pidana sebagai upaya terakhir antara lain, mengedepankan keadilan restoratif, menegakan hukum dengan pedekatan kekeluargaan, berkolaborasi dengan Komnas HAM dalam rangka pembekalan terhadap anggota -anggota yang akan bertugas di lapangan.

“Kami dalam menegakan hukum dengan tegas dan terukur sesuai peraturan perundangan undangan, dengan tetap menjunjung tinggi atas kemanusian,” pungkasnya.

(Laporan Wartawan: Ahmad)