Jabar dan DKI Operasi Gabungan di Depok

Razia protokol kesehatan di Kota Depok (Istimewa)

BEJI– Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar operasi gabungan terkait protokol kesehatan di sejumlah wilayah perbatasan dua daerah tersebut.

          Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah perbatasan antara Depok dan Jakarta Selatan, tepatnya di kawasan Jalan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok. Operasi ini melibatkan ratusan personil, terdiri Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dishub dan TNI-Polri.

           Kabid Linmas Satpol-PP Jabar Budi Hermawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bergerak di tiga kabupaten dan kota, salah satunya Depok yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Jakarta.

“Besok kita ke Bogor sampai Sabtu di Kabupten Bogor. Jadi gugus tugas penanggulangan COVID-19 itu kan mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kota bahkan sampai tingkat RW,” ujarnya, Jumat 2 Oktober 2020

          Budi mengatakan, dirinya adalah penanggung jawab wilayah 1, meliputi Depok, Cianjur, Bogor dan Sukabumi. “Jadi di gugus tugas Jabar itu dibentuk 4 tim. Tim 1 disini,” jelasnya

          Lebih lanjut Budi menerangkan, keterlibatan pemerintah provinsi di Kota Depok karena kasus COVID-19 yang cukup tinggi.

“Kita ingin menekan laju penularan COVID-19 karena Depok sempat masuk zona merah.”

          Ia menegaskan, ini bukan hanya atensi provinsi, tapi juga atensi nasional. “Pada saat vicon siang kemarin Pak Doni Monardo sudah memberikan atensi agar Depok diberikan treatment khusus,” katanya

          Adapun sasaran dari operasi ini antara lain penggunaan masker dan aktivitas kerumunan.

“Pada prinsip sanksinya sama kan pergub-nya tidak berubah. Sanksi ringan itu adalah melakukan pencatatan, kita tegur tertulis maupun lisan ada surat, seperti surat tilang nanti kita masukkan ke aplikasi yang disebut dengan Si Caplang, aplikasi pencatatan pelanggaran AKB (adaptasi kebiasan baru).” (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here