Italia Versus Spanyol, Saling Sikut Demi Tiket Final Piala Eropa 2020

Tim manakah yang akan diukir namanya di trofi kejuaraan Piala Eropa 2020.(Foto: Twitter Euro2020)
Tim manakah yang akan diukir namanya di trofi kejuaraan Piala Eropa 2020.(Foto: Twitter Euro2020)

LONDON—Italia memiliki memori kelam kala bersua Spanyol di semifinal Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu 7 Juli 2021 dini hari WIB.

Italia harus menelan pil pahit di final Piala Eropa 2012 usai menelan kekalahan telak 0-4 dari Spanyol, yang saat itu dengan gaya bermain tiki-taka.

Akan tetapi keseimbangan kekuatan kedua tim telah bergeser sedikit sejak itu. Italia menyingkirkan La Furia Roja usai menang 2-0 di babak 16 besar Piala Eropa 2016.

DIBACA JUGA: Jadwal Semifinal dan Perseteruan para Semifinalis Piala Eropa 2020

Dan sekarang, Italia datang ke Wembley setelah memenangkan masing-masing dari 13 pertandingan internasional terakhir mereka, sementara juga tidak terkalahkan dalam 32 pertandingan (27 kali menang dan 5 kali imbang).

Pemain Italia foto berasama sebelum bertanding melawan Turki di Piala Eropa 2020.(Foto: Twitter @azzurri)
Pemain Italia foto berasama sebelum bertanding melawan Turki di Piala Eropa 2020.(Foto: Twitter @azzurri)

Kecepatan yang memusingkan dan penyelesaian akhir yang mematikan lawan, sudah terbukti ketika Italia mengandaskan Belgia 2-1 di babak perempat final.

DIBACA JUGA: Italia Cetak Rekor Kemenangan Terlama di Piala Eropa

Pelatih Italia, Roberto Mancini, menegaskan, melawan Spanyol jelas berbeda ketika Italia menghadapi Belgia, begitu juga dengan pertemuan Italia dengan Spanyol sebelumnya.

“Ini akan sulit, bahkan jika Spanyol berbeda dari Belgia. Ini tidak akan menjadi jenis permainan yang sama dibandingkan dengan yang sebelumnya, tetapi pasti akan menghadirkan banyak kesulitan,” kata Mancini disitat uefa.com.

Pelatih Italia, Roberto Mancini, memberikan arahan kepada skuat dan tim ofisial.(Foto: Twitter Euro2020)
Pelatih Italia, Roberto Mancini, memberikan arahan kepada skuat dan tim ofisial.(Foto: Twitter Euro2020)

Di mata Mancini, Spanyol telah menjadi tim luar biasa beberapa tahun terakhir dan saat ini mereka diperkuat pemain muda.

“Spanyol telah luar biasa selama bertahun-tahun, bahkan jika sekarang telah terjadi perubahan dan mereka adalah tim yang lebih muda. Mereka memiliki pelatih yang bagus dan pemain yang sangat bagus,” jelasnya.

Penuh Teka-teki

Spanyol di bawah asuhan Luis Enrique memang penuh teka-teki; setelah babak penyisihan grup melawan Swedia dan Polandia berakhir imbang, mereka mengalahkan Slovakia 5-0 untuk mencapai babak 16 besar, di mana mereka mencetak lima gol lagi meskipun butuh waktu tambahan untuk menghabisi Kroasia.

Pemain Spanyol meluapkan kegembiraannya usai mengalahkan Kroasia di babak 16 besar Piala Eropa 2020.(Foto: Twitter Euro2020)
Pemain Spanyol meluapkan kegembiraannya usai mengalahkan Kroasia di babak 16 besar Piala Eropa 2020.(Foto: Twitter Euro2020)

Serangkaian peluang yang terlewatkan kemudian membuat sepuluh pemain Swiss membawa mereka ke drama adu tendangan penalti di perempat final, tetapi melawan tim kelas atas seperti Italia mungkin belum mengeluarkan permainan terbaik mereka.

Spanyol dan Italia akan saling sikut di Stadion Wembley, Rabu dini hari nanti WIB, demi merebut satu tiket final Piala Eropa 2020.

“Saya tidak berpikir kami berdua bisa mendominasi, jadi akan menarik untuk melihat siapa yang memenangkan pertarungan ini. Selain memiliki pemain top, Italia adalah tim yang nyata,” ucap Pelatih Spanyol, Luis Enrique.

Pelatih Spanyol, Luis Enrique.(Foto: Twitter Euro2020)
Pelatih Spanyol, Luis Enrique.(Foto: Twitter Euro2020)

Enrique pun mengingatkan, Italia adalah tim yang solid sama halnya dengan Spanyol. “Mereka menyerang dan bertahan sebagai satu kesatuan, yang benar-benar mirip dengan apa yang kami lakukan,” paparnya.

“Mereka juga menggunakan tekanan tinggi, yang sulit dibayangkan oleh tim Italia di masa lalu. Sekarang mereka kuat dalam beberapa cara bermain, artinya permainan akan benar-benar hebat, menarik. Kedua tim akan memiliki momennya masing-masing,” tambah Enrique.

(tdr/*)