Isu Konflik Internal, Satu Pentolan Taliban Tewas Ditembak

Taliban (Foto: Istimewa)
Taliban (Foto: Istimewa)

DepokToday- Belum genap satu tahun kuasai Afghanistan, kini Taliban sedang dilanda isu tak sedap soal konflik internal. Ironisnya lagi, salah seorang petinggi kelompok tersebut dikabarkan tewas akibat kontak senjata antara mereka.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, pria yang dikabarkan tewas itu disebut bernama Mullah Abdul Ghani Baradar.

Ya, belakangan ini muncul desas-desus bahwa Taliban tengah menghadapi perpecahan internal, di mana kubu pendukung Baradar bentrok dengan kubu pendukung Sirajuddin Haqqani, yang merupakan pemimpin Jaringan Haqqani.

Menurut informasi, Baradar dan Haqqani merupakan dua petinggi senior Taliban yang disegani. Hal itu terbukti dalam kursi pemerintahan baru Afghanistan sekarang, Baradar berhasil duduk di kursi wakil perdana menteri, sedangkan Haqqani menjabat sebagai menteri dalam negeri.

Konflik internal Taliban disebut tewaskan Mullah Abdul Ghani Baradar. (Foto: Istimewa)
Konflik internal Taliban disebut tewaskan Mullah Abdul Ghani Baradar. (Foto: Istimewa)

Konflik internal dalam tubuh Taliban diduga kuat muncul setelah beredar spekulasi persaingan yang semakin sengit antara komandan militer seperti Haqqani dan para pemimpin politik kelompok itu, termasuk Baradar, yang berbasis di kantor Doha, Qatar.

Baca Juga: Si Cantik Donna yang Pimpin Pencurian 40 Mobil Dibekuk di Depok

Rumor tewasnya Wakil Perdana Menteri Afghanistan rezim Taliban ini juga beredar ketika Baradar belum terlihat lagi di depan publik meski sejumlah acara penting terjadi dalam beberapa waktu terakhir, termasuk saat kunjungan Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani ke Kabul pada akhir pekan lalu.

Padahal, Baradar selama ini menjadi ketua delegasi Taliban yang kerap bertemu berbagai perwakilan negara asing. Ia juga yang mewakili Taliban dalam penandatangan perjanjian dengan Amerika Serikat pada 2020 lalu.

Isu Konflik Dibantah Taliban

Kabar penembakan dan konflik internal itu langsung dibantah oleh Juru bicara Taliban, Suhail Shaheen.

“Dia (Baradar) mengatakan itu bohong dan sama sekali tidak berdasar,” kata Shaheen dalam kicauannya via Twitter seperti dikutip Reuters pada Rabu 15 September 2021.

Tak hanya itu, Taliban juga merilis rekaman video yang konon menunjukkan Baradar menghadiri pertemuan di Kota Kandahar. Namun, Reuters belum bisa segera memverifikasi rekaman tersebut.

Pemimpin tertinggi Taliban, Mullah Haibatullah Akhundzada, juga belum terlihat di depan publik sejak Taliban menguasai Afghanistan lagi pada 15 Agustus lalu. Namun, Akhundzada telah mengeluarkan pernyataan publik beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Detik-detik Adam Ibrahim Minta 4 Warga Bugil Tangkap Babi Ngepet

Sementara itu, desas-desus perpecahan internal Taliban berlangsung ketika kelompok itu baru mengumumkan pembentukan pemerintahan baru Afghanistan.

Namun demikian, Taliban telah berulang kali membantah spekulasi tentang perpecahan internal dalam kelompoknya. (rul/*)