Isoman Bagi Pasien Tanpa Gejala, Ini Tata Caranya Menurut Kemenkes

Tangkapan gambar akun instagram Kemenkes RI tentang tata cara isoman yang benar. (Instagram Kemenkes RI)
Tangkapan gambar akun instagram Kemenkes RI tentang tata cara isoman yang benar. (Instagram Kemenkes RI)

DEPOK – Kasus penambahan pasien COVID-19 yang masih melonjak membuat ruang perawatan dan isolasi penuh di rumah sakit. Untuk menyiasatinya, pasien yang tidak memiliki gejala bisa melakukan isolasi mandiri atau isoman di rumah

Akun Instagram Kemenkes RI membagikan cara yang tepat untuk melakukan isoman di rumah.
Bagi yang tidak memiliki gejala, bisa melakukan isolasi selama sepuluh hari di kamar yang terpisah.
Segera melakukan isolasi setelah diketahui positif COVID-19.

Baca juga:Obat COVID Ini Harganya Naik Lima Kali Lipat, Padahal Baru Diumumkan

Selain itu, kamar juga harus memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik di dalam rumah. Mereka yang isoman juga dianjurkan menggunakan alat makan sendiri dan alat mandi sendiri.

Berikutnya, yang isoman juga harus gunakan masker dan selalu cuci tangan lebih sering, hindari kontak dengan orang lain.

Terakhir, terus berkordinasi dengan puskesmas terdekat untuk memberi tau perkembangan kesehatan terakhir.

Baca juga:Seleksi Calon ASN Resmi Dibuka, Ini Daftar Instansi yang Membutuhkan

Berdasarkan data Worldometers, hingga saat ini jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 2.156.465 jiwa dengan jumlah pasien sembuh mencapai 1.869.606 orang.

Worldometers juga mencatat jumlah pebambahan pasien positif di Indonesia masih di urutan 10 besar dunia dengan jumlah 20.467 orang pada Selasa 29 Juni 2021.

Sejumlah wilayah kini berubah status penyebaran COVID-19 menjadi zona merah. Pemerintah terus melakukan upaya membuat angka kasus COVID turun. Kebijakan memperketat PPKM jadi salah satunya. (lala/*)