Iran Punya Sejumlah Pasukan Khusus di Luar Negeri, Ini Tugasnya

Pasukan Iran (Foto: Istimewa)
Pasukan Iran (Foto: Istimewa)

DepokToday- Komandan Markas Besar Khatam al Anbiya, Gholam Ali Rashid mengakui, Iran memiliki sejumlah pasukan dui luar negeri. Dirinya menekankan, bahwa pasukan ini mewakili kekuatan pencegah untuk menghalau setiap ancaman.

“Tentara ini memiliki kecenderungan ideologis, tinggal di luar Iran dan misi mereka adalah untuk mempertahankan Teheran dari serangan apapun,” kata Rashid dikutip DepokToday.com dari Sindonews pada Selasa 28 September 2021.

Gholam Ali Rashid juga mengatakan, bahwa Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds, mengumumkan, tiga bulan sebelum kematiannya, bahwa ia telah mengorganisir enam tentara di luar wilayah Iran.

Baca Juga: Kisruh Sengketa Lahan Tol, BPN Depok Akhirnya Pegang Bukti Warga Limo

Seperti disitat dari Al Arabiya pada Senin 27 September 2021, bahwa Soleimani didukung oleh para pemimpin Garda Revolusi Iran (IRGC) dan Staf Umum Angkatan Darat

Lebih lanjut Gholam Ali Rashid mengungkapkan, bahwa pasukan itu termasuk Hizbullah Lebanon, Hamas, pasukan rezim di Suriah, Pasukan Mobilisasi Populer Irak dan milisi Houthi di Yaman.

Ia menyebut, bahwa pasukan ini mewakili kekuatan pencegah untuk menghalau setiap ancaman yang datang terhadap Iran.

Tentang Pasukan dan Iran

Dilansir dari wikipedia, Iran adalah sebuah negara Timur Tengah yang terletak di Asia Barat Daya. Meski negara ini telah dikenal penduduk lokal sebagai Iran sejak zaman kuno, hingga tahun 1935 Iran masih disebut Persia di dunia Barat.

Pada tahun 1959, Mohammad Reza Shah Pahlavi mengumumkan bahwa kedua istilah tersebut boleh digunakan. Nama Iran adalah sebuah kognat perkataan “Arya” yang berarti “Tanah Bangsa Arya”.

Baca Juga: Strategi Diplomasi Indonesia Merespon Pemerintahan Baru Taliban

Iran berbatasan dengan Azerbaijan (500 km), dan Armenia (35 km) di barat laut, dan Laut Kaspia di utara, Turkmenistan (1000 km) di timur laut, Pakistan (909 km), dan Afganistan (936 km) di timur, Turki (500 km), dan Irak (1.458 km) di barat, dan perairan Teluk Persia, dan Teluk Oman di selatan.

Pada tahun 1979, sebuah Revolusi Iran yang dipimpin Ayatollah Khomeini mendirikan sebuah Republik Islam teokratis sehingga nama lengkap Iran saat ini adalah Republik Islam Iran.

Iran adalah negara multi-budaya yang memiliki banyak kelompok suku dan bahasa. Persia terbesar (61%), Azerbaijan (16%), Kurdi (10%) dan Lorestan (6%). (rul/*)