Innalillahi, Dua Hari 16 Warga Depok Tewas Akibat COVID-19

Warga Depok tewas akibat COVID (Foto: Istimewa)

MARGONDA- Angka pasien sembuh akibat COVID-19 di Kota Depok melonjak drastis hingga 593 orang dalam waktu satu hari terakhir. Namun dibalik itu, angka kematian justru lebih tinggi dari biasanya.

Berbagai upaya untuk mengatasi persoalan tersebut telah dilakukan semua pihak. Bahkan, Pemerintah Kota Depok juga sudah memutuskan untuk memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional pra adaptasi kebiasaan baru, sampai dengan 8 Februrai 2021

Hal itu tertuang dalam Keputusan Wali Kota Depok, Nomor 443/37/Kpts/Dinkes/Huk/2021.

“Perpanjangan kesepuluh PSBB proporsional pra adaptasi kebiasaan baru untuk pencegahan, penanganan, dan pengendalian COVID-19 di Kota Depok,” ucap Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana, dalam keterangan tertulisnya dikutip pada Selasa 26 Januari 2021

Baca Juga: Kali Baru Tertutup Sampah Sepanjang 300 Meter 

Perpanjangan pelaksanaan PSBB proporsional pra adaptasi kebiasaan baru berlaku pada hari ini.

“Kondisi ini dapat diperpanjang berdasarkan rekomendasi Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Depok,” katanya

Sebagai informasi, berdasarkan catatan pemerintah setempat, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kota Depok sampai saat ini totalnya mencapai, 25.185 orang, pasien aktif 4.826 orang, pasien sembuh 19.806 orang, dan meninggal dunia 553 orang.

Data tersebut terus meningkat jika dibandingkan pada Minggu, 24 Januari 2021, dengan jumlah total terkonfirmasi positif 24.536 orang, pasien aktif 4.786 orang, pasien sembuh 19.213 orang, meninggal dunia 537 orang.

Merujuk pada data perbandingan di atas, maka telah terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 649 orang, pasien aktif 40 orang, pasien sembuh 593, dan meninggal dunia 16 orang hanya dalam dua hari terakhir. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here