Ini Tiga Hakim yang Tangani Kasus Raffi Ahmad

Tim Pemburu COVID-19 melakukan patroli di mall (Istimewa)

CILODONG- Pengadilan Negeri (PN) Depok telah menunjuk sejumlah hakim pada perkara dugaan perbuatan melanggar hukum dengan tergugat presenter kondang, Raffi Ahmad.

Mereka (hakim) yang akan menangani perkara tersebut adalah Eko Julianto sebagai ketua majelis hakim, dan dua anggota hakim lainnya, yakni Divo Ardianto dan Nugraha Medica Prakasa.

“Penetapan hari sidang pertama yakni hari Rabu, 27 Januari 2021,” kata Humas PN Depok, Nanang Herjunanto dikutip pada Sabtu 16 Januari 2021

Baca Juga: Gerebek Lokasi Penyanderaan, Tim Jaguar Malah Temukan Ini

Sebelumnya, hakim lebih dulu melayangkan pemanggilan terhadap Raffi.

“Kalau panggilan itu kan patutnya harus diterima para pihak tiga hari sebelum sidang dimulai. Kan harus dipanggil melalui juru sita, nanti juru sitanya bekerja, harus ada waktu tiga hari sebelum sidang dimulai,” jelas Nanang

Jika panggilan pertama tak digubris, maka akan ada panggilan selanjutnya terhadap Raffi.

“Ada hukum acaranya, kan panggilan lagi itu kewenangan majelis hakim,” ucap Nanang

Sebagi informasi, Advokat Publik, David Tobing telah mengajukan gugatan terhadap Raffi Ahmad pada Pengadilan Negeri Depok dengan nomor registrasi online PN DPK-012021GV1 melalui kuasa hukumnya Richan Simanjuntak dan Winner Pasaribu.

Suami artis Nagita Slavina itu digugat karena dianggap melanggar protokol kesehatan karena menghadiri pesta dan terlihat tidak mengenakan masker saat berfoto bersama sejumlah artis lainnya.

Peristiwa itu terjadi usai Raffi menjalani vaksinasi bersama Presiden RI, Joko Widodo pada Rabu 13 Januari 2021.

David menjelaskan, gugatan itu sesuai kapasitasnya sebagai seorang advokat yang wajib menegakkan hukum dan sebagai warga negara yang peduli akan penanggulangan COVID-19 dan mendukung program vaksinasi yang dilakukan Pemerintah.

Selain melanggar aturan, David juga menganggap tindakan Raffi sudah melanggar norma kepatutan dan prinsip kehati-hatian yang membuktikan bahwa Raffi tidak melaksanakan kewajiban hukumnya sebagai tokoh publik dan influencer untuk mensosialisasilan program vaksinasi dan protokol kesehatan. (tdr/rul*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here