Ini Loh Calon Jamaah Haji Prioritas Berangkat Menurut Menko PMK

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut siapa saja calon jamaah haji priortas berangkat di Gunadarma, Depok. (Depoktoday.com)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut siapa saja calon jamaah haji priortas berangkat di Gunadarma, Depok. (Depoktoday.com)

DEPOK – Menko PMK Muhadjir Effendy menyebutkan siapa saja calon jamaah haji yang menjadi prioritas berangkat ke tanah suci.

Menurut dia, saat mendatangi wisuda online Universitas Gunadarma, Depok, Sabtu 6 Juni 2021.

Penundaan haji telah dilakukan selama dua tahun berturut-turut, karena itu prioritas keberangkatan ialah mereka yang batal berangkat pada 2020 lalu.

“Ini penundaan haji yang kedua setelah tahun lalu mestinya mereka yang berangkat tahun lalu itu sekarang juga tertunda dan mereka lah yang kan diprioritaskan,” kata dia

Dia berharap pandemi Covid-19 bisa segera reda, dengan begitu keberangkatan jamaah prioritas haji bisa dilakukan pada tahun depan.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah diperbolehkan kita mengirim atau sudah memungkinkan mengirim jamaah haji ya,” harap Muhadjir.

Minta Masyarakat Tidak Khawatir

Selain menyebut tentang jamaah prioritas, pada kesempatan itu, dia juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap dana haji.

Sebab, dia memastikan seluruh dana calon jamaah haji yang tahun ini kembali tidak bisa berangkat masih aman dan disimpan oleh Badan Pengelola Dana Haji (BKBH).

“Karena dikelola oleh  badan yang independen badan pengelola dana haji atau BKBH yang itu adalah lembaga independen dan diinvestasikan di sektor yang aman resiko,” jelas dia.

Menurut dia, semua dana jamaah haji masih disimpan pada mekanisme bank syariah sesuai dengan standar tabungan haji yang harus dikelola secara syariah.

“Yang sudah menyimpan dana haji itu juga mendapat kemanfaatan,” sebut dia.

Dana juga diinvestasikan sehingga ada manfaatnya keuntungannya yang itu juga diberikan kepada mereka jamaah yang belum berangkat. (lala/*)