Ini Lima Lokasi Pos Penyekatan Arus Balik di Depok

Polisi melakukan penyekatan dan memeriksa pemudik yang melintas di Kota Depok. (Depoktoday.com)
Polisi melakukan penyekatan dan memeriksa pemudik yang melintas di Kota Depok. (Depoktoday.com)

MARGONDA- Polisi telah menyiapkan lima titik posko lokasi penyekatan arus balik untuk para pemudik yang hendak masuk ke wilayah Depok. Tak hanya itu, aparat bersama tim medis juga bakal melakukan pemeriksaan rapid test antigen COVID-19.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi M Indra Waspada menuturkan, lima titik penyekatan arus balik itu di antaranya, SPBU Cilangkap (perbatasan dengan Cibinong, Bogor). Jumlah rapid test antigen yang disiapkan 1.000, dengan estimasi 200 orang/hari.

Baca Juga: Sekat Arus Balik, Pemudik yang Masuk Depok Bakal Dirapid Test Antigen

Lokasi penyekatan di Depok berikutnya adalah depan Perumahan BSI (perbatasan dengan Parung, Bogor). Di posko itu disiapkan 1.000 rapid tes antigen dengan asumsi pemeriksaan 200 orang/hari.

“Kemudian lokasi penyekatan ke-tiga di Depok ada di gerbang Tol Kukusan (keluar masuk Tol Cijago). Di sana disiapkan 500 rapid tes antigen, dengan estimasi lima hari 100 orang/hari,” kata Andi, Sabtu 15 Mei 2021.

Lokasi Penyekatan Terakhir

Lokasi penyekatan ke-empat yakni, gerbang Tol Brigif, keluar masuk Tol Desari. Petugas menyiapkan 500 rapid test antigen dengan asumsi lima hari 100/hari untuk warga yang masuk Depok.

“Lokasi penyekatan ke-lima atau yang terakhir di Depok ada di gerbang Tol Cisalak, akses keluar masuk Tol Cijago. Di situ kita siapkan 500 rapid tes antigen dengan asumsi selama lima hari 100 orang/hari,” jelas Andi.

"Polisi

Jika dalam pemeriksaan itu ditemukan ada yang terindikasi, maka bakal ditindaklanjuti oleh tim medis.

Antisipasi Pemerintah

Pemerintah mempersiapkan antisipasi peningkatan arus pergerakan masyarakat pasca Lebaran. Peningkatan ini diprediksi terjadi pada Minggu, 16 Mei 2021.

Sejumlah antisipasi itu di antaranya dengan melakukan penyekatan secara konsisten dan mengimbau kepada masyarakat utuk tidak melakukan perjalanan di hari yang sama. Seperti penyekatan di Depok.

“Ada preferensi masyarakat untuk melakukan pergerakan pada hari Minggu tangal 16 Mei 2021. Untuk itu saya minta kepada masyarakat agar tidak melakukan perjalanan di tanggal yang sama, karena hari itu pasti ada suatu konsentrasi,” demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, belum lama ini.

Untuk mengantisipasi hal itu, Menhub mengingatkan kepada para petugas di lapangan agar tetap mempertahankan konsistensi dalam bertugas melakukan penyekatan sampai masa peniadaan mudik selesai.

“Pengendalian transportasi di sektor darat tantangannya lebih besar dibandingkan sektor lainnya, karena potensi masyarakat yang ingin mudik di sektor darat ini tinggi sekali,” kata dia.

“Oleh karenanya effort yang dilakukan rekan-rekan petugas di lapangan baik dari TNI, Polri, Dishub, KKP, Satgas, dan unsur terkait lainnya adalah suatu hal yang luar biasa. Kesabaran para petugas dalam menangani masyarakat pengguna transportasi darat pun sudah dilakukan dengan baik,” timpalnya lagi.

Menhub mengapresiasi sinergi yang baik antar instansi terkait dalam rangka mensukseskan kebijakan peniadaan mudik tahun ini dalam rangka mencegah meningkatkan kasus positif Covid-19 di Indonesia usai masa libur Idul Fitri 1442H/2021. (rul/*)