Ini Komentar Pelatih dan Pemain Menjelang Laga Final Liga Champions

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel (kiri) dan Pelatih Manchester City, Josep Guardiola (kanan) siap bersaing memperebutkan final Liga Champion 2021.(Foto: UEFA)
Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel (kiri) dan Pelatih Manchester City, Josep Guardiola (kanan) siap bersaing memperebutkan final Liga Champion 2021.(Foto: UEFA)

PORTO—Dini hari nanti, Final Liga Champions antara Manchester City vs Chelsea dihelat. Estadio do Dragao, Porto, Portugal, akan menjadi saksi pertarungan All England Final itu.

Panasnya persaingan memperebutkan trofi “Si Kuping Besar” (trofi Liga Champions-red), tidak hanya sebatas sesama tim asal Inggris.

Lebih dari itu, kedua tim punya ambisi yang sama. Ingin memboyong trofi Liga Champions dari Portugal ke tanah Britania.

Wabil khusus Manchester City, tim yang dibesut pelatih berpengalaman Josep Guardiola, diprediksi akan tampil all out untuk memenangkan laga sekaligus mencetak sejarah klub. Ya, menjuarai Liga Champions untuk kali pertama.

Dikutip dari uefa.com, Josep Guardiola mengatakan dirinya adalah orang paling bahagia di dunia karena dapat kembali berada di final Liga Champions.

“Saya orang paling bahagia di dunia yang berada di sini. Ini adalah hak istimewa, ini suatu kehormatan. Kami akan mencoba dan melakukan yang terbaik. Yang harus kami lakukan adalah jujur ​​dengan diri kami sendiri dan mencoba untuk memenangkan pertandingan,” kata Guardiola.

Baca Juga: Ini Sosok Pesepak Bola Leicester City yang Bentangkan Bendera Palestina

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, bahkan optimistis bisa memenangkan pertandingan melawan Chelsea.

“Kami semua adalah pesaing dan kami semua ingin menang. Sebagai pemain, kami memahami besarnya permainan. Jika Anda menang, Anda adalah pahlawan, jika kalah Anda gagal,” ungkap De Bruyne.

Di kubu lawan, Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, juga semangat menghadapi laga pamungkas pada Minggu, 30 Mei 2021 dini hari WIB.

“Sebagai seorang anak, Anda memimpikan pertandingan ini dan itu seperti melihat bulan, sangat jauh. Begitu Anda berada di dalamnya, Anda hanya di dalamnya. Saya tidak ragu untuk melakukannya,” katanya.

“Katakanlah Manchester City dan Bayern Munchen telah menjadi tolok ukur di Eropa musim ini dan musim lalu. Kami mencoba untuk menutup celah dan hal baiknya adalah, dalam sepak bola, Anda bisa menutup celah dalam 90 menit,” sambung Tuchel.

Sedangkan Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, menegaskan bahwa Chelsea selalu berjuang untuk segalanya.

“Besok adalah tentang menjadi juara Eropa, ini pertandingan besar dan kami tahu bahwa kami harus menjadi yang terbaik. Ini hari yang istimewa, kami memiliki penggemar kembali dan kami ingin untuk membuat sejarah,” ucapnya.

DISAKSIKAN PENONTON

Setelah dipindahkannya venue final dari Turki ke Portugal karena pandemi COVID-19, pertandingan final antara Manchester City kontra Chelsea dipastikan dihadiri oleh penonton, namun terbatas.

Otoritas Portugis telah mengkonfirmasi kapasitas 33% atau hingga 16.500 penonton.

Masing-masing klub finalis memiliki alokasi 6.000 tiket yang disediakan untuk pendukung mereka dan penjualan dilakukan oleh klub secara langsung.

Selanjutnya 1.700 tiket yang tersedia untuk masyarakat umum terjual habis pada hari Selasa, 25 Mei 2021. (tdr/*)