Ini Jurus Polantas Hadang Calo SIM di Depok  

0
528
Polisi melakukan sosialisasi pada pemohon SIM untuk menghindari praktik calo (istimewa)

SUKMAJAYA– Sama seperti dibeberapa daerah, sejak dibuka kembali layanan pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Kota Depok pun ramai diserbu masyarakat. Namun sayangnya, kondisi ini rentan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk meraup keuntungan dengan modus calo.

Ya, dengan iming-iming proses cepat dan mudah, para pelaku biasanya mematok harga fantastis. Tak ingin kecolongan, sejumlah aparat dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Depok pun kian gencar melakukan patroli di beberapa titik yang dianggap rawan. Salah satunya adalah di area Satpas 1221 Pasar Segar, Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya.

Kepala Satlantas Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Erwin Aras Genda mengatakan, kegiatan ini (razia) merupakan agenda rutin dengan tujuan memberantas peredaran calo.

“Dalam operasi tentu kami selalu melibatkan Tim Reskrim dan Provost. Jika ditemukan tentunya ada tindakan tegas,” katanya di dampingi Kanit Regindent Satlantas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Polisi Agung Permana, Sabtu 20 Juni 2020

Dirinya juga mengatakan, patroli dan pengawasan rutin ini dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman pada masyarakat. “Ini merupakan bagian dari tanggungjawab kami (polri).”

Terkait hal itu, Erwn mengimbau pada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan iming-iming yang diucapkan oleh pelaku calo.

“Biasanya modus mereka menawarkan jasa cepat dengan harga yang tentu saja bisa berkali-kali lipat dari biaya biaya normal. Saya tekankan, tidak ada itu istilah jalur khusus, jadi jangan percaya dengan hal-hal seperti itu,” tegasnya

Kanit Regident Satlantas Polres Metro Depok, AKP Agung Permana (istimewa)

Ditempat yang sama, Kanit Regindent Satlantas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Polisi Agung Permana menyarankan, sebaiknya pemohon SIM mengikuti prosedur yang berlaku demi keamanan diri sendiri.

“Karena SIM itu kan digunakan untuk kita berkendara. Ini untuk keamanan diri sendiri dan orang lain. Bisa berbahaya jika belum mampu berkendara tapi punya SIM.” (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here