Ini Jumlah Orang Positif, Sembuh dan Meninggal karena Corona di Depok Hingga Hari Minggu

0
146

MARGONDA-Orang positif virus Corona di Kota Depok bertambah enam orang. Grafik menanjak juga terjadi pada kategori pasien yang sembuh, yakni mencapai tujuh orang. Korban meninggal dunia pun bertambah satu orang.

Jumlah tersebut dihimpun DepokToday hingga Minggu (10/5/2020) dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok.

Hingga kemarin malam, untuk kasus terkonfirmasi positif naik dari 349 orang, menjadi 355. Naik enam orang.

Kemudian, untuk jumlah pasien sembuh bertambah tujuh, dari 50 orang, menjadi 57 orang. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia bertambah satu kasus, dari 20 orang, menjadi 21 orang.

Selain data tersebut, Pemerintah Kota Depok juga mencatat data terbaru pada sejumlah kategori. Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 1.370 orang, menjadi 1.385 orang. Selesai pemantauan 486 orang. Kemudian mereka yang masih dalam pemantauan 899 orang.

Selanjutnya, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah dari 3.441 orang, menjadi 3.444 orang. Dari angka itu, selesai pemantauan 1.904 orang. Dan mereka yang masih dalam pemantauan saat ini 1.540 orang.

Berikutnya, kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari 1.342 orang, menjadi 1.344 orang. Selesai pengawasan untuk kasus itu 625 orang. Masih terkait angka tersebut, jumlah orang dalam pengawasan, 719 orang. Sedangkan jumlah PDP yang meninggal dunia 60 orang.

Namun demikian, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana kembali menjelaskan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris kembali mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

“Setop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” kata Idris.

(rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here