Ini Empat Poin Musyawarah Alim Ulama PKB Depok

Musyawarah Alim Ulama PKB Kota Depok.(Foto: Istimewa)
Musyawarah Alim Ulama PKB Kota Depok.(Foto: Istimewa)

MARGONDA—Empat poin muncul dari hasil musyawarah Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa Kota Depok. Salah satunya terkait Perda Pesantren.

“Dalam pertemuan ini menghasilkan empat rekomendasi. Untuk itu, perlu kita sampaikan rekomendasi ini terutama pada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan masyarakat. Mendorong agar Perda Pesantren segera disahkan,” ujar Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kota Depok, K.H. Muhammad Abduh.

DIBACA JUGA: Pengasuh Pesantren Qotrun Nada Meninggal Dunia

Kata Abduh, mendorong Pemkot Depok untuk mengesahkan Perda Pesantren karena Pemda Provinsi Jawa Barat sudah lebih dulu merealisasikannya.

“Provinsi Jawa Barat sudah lebih dulu mengesahkan,” jelas Abduh seusai acara Musyawarah Alim Ulama dan Musyawarah Kerja DPC PKB Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Beji, Senin 14 Juni 2021.

DIBACA JUGA: Haul ke-26 K.H. Achmad Sjaichu, Pesantren Al-Hamidiyah Perkuat Aswaja

Menurutnya, Depok dikenal sebagai kota religius memiliki banyak pesantren yang berdiri di setiap kecamatan. Pesantren, kata dia, sebagai lembaga pendidikan yang telah mencetak generasi maju dan penerus ulama.

“Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan saja, tapi juga berbasis ilmu agama Islam serta pembentukan karakter kemandirian sebagai pemimpin masa depan,” katanya.

Musyawarah Alim Ulama PKB Kota Depok.(Foto: Istimewa)
Musyawarah Alim Ulama PKB Kota Depok.(Foto: Istimewa)

“Dalam rekomendasi itu juga agar melibatkan pesantren-pesantren untuk merumuskan dan mendirikan Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Madrasah Aliyah Negeri di Kota Depok,” sambungnya.

MTs Swasta ke Negeri

Hal senada diutarakan Sekretaris DPC PKB Kota Depok, Iwan Setiawan. Menurutnya, untuk pendirian MTs negeri agar lebih memperhatikan keberadaan MTs swasta.

Ia menerangkan, bila dalam satu wilayah sudah banyak MTs swasta sebaiknya tinggal meningkatkan status saja menjadi MTs negeri. Kalau tidak begitu, lanjut dia, dikawatirkan bisa mematikan MTs swasta.

“Rekomendasi selanjutnya yaitu melibatkan Ulama dan Pesantren untuk Tenaga Penyuluh Agama Non PNS Kota Depok. Mendorong Gus Ami (Muhaimin Iskandar—red) maju Pilpres 2024 sebagai Perwakilan Santri dan Politisi Muda,” jelasnya.

DIBACA JUGA: Ini Target Kursi PKB di DPRD Depok Tahun 2024

Dikatakannya, dalam Muskercab PKB Depok juga menetapkan beberapa keputusan. Di antaranya: mendirikan kantor PKB Depok secara permanen, restrukturisasi pengurus dan lainnya.

Alim Ulama yang hadir diantaranya: dari PBNU, K.H. Manarul Hidayat, Ketua PCNU Kota Depok, Ustaz Achmad Solechan, Rois Syuriah PCNU Kota Depok, K.H. Syihabuddin Ahmad, K.H. Abdul Mujib, K.H. Mahfudz Anwar, dan lainnya.

Sementara itu dari jajaran PKB Depok nampak hadir Ketua DPC PKB Depok, M. Faizin, anggota dewan serta jajaran fungsionaris partai, dan simpatisan.

Laporan Wartawan: Ahmad