Ini Alasan Novel Bamukmin Ngotot Maju di Pilpres 2024

Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin (Istimewa)
Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin (Istimewa)

DepokToday- Wasekjen DPP Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin secara terang-terangan berniat maju di Pilpres 2024 sebagai calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan. Menurutnya, semua warga negara Indonesia berhak mendapatkan kesempatan politik yang sama.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, langkah Novel tentu tidaklah mudah. Satu permasalahan yang cukup berat untuk dirinya adalah belum bergabung dengan partai politik manapun.

“Tentunya semua dengan izin Allah serta doa dan dukungan dari ulama dan umat islam, karena sejatinya negara ini merdeka dengan peran penuh ulama, tokoh dan umat dan peranan umat sudah bangkit di ABI (Aksi Bela Islam) 212,” katanya dikutip pada Rabu 1 September 2021.

Novel Bamukmin mengaku, dirinya merasa terpanggil untuk ikut dalam ajang pilpres nanti karena ingin menyelematkan bangsa Indonesia dari rezim yang menurutnya telah dikuasai pengkhianat yang tunduk pada kekuasan asing.

“Karena saat ini saya melihat rezim ini dikuasai oleh para pengkhianat negara dan Pancasila, sampai-sampai penegak Pancasila (ulama) dikriminalisasi. Dan negara ini sudah dikuasai para pengkhianat bangsa yang menjadi jongos para asing dan aseng sehingga negara ini harus diselamatkan,”  tuturnya.

Peta Politik Novel Bamukmin

Pernyataan Novel Bamukmin dikomentari Direktur Rumah Politik Indonesia atau RPI, Fernando EmaS. Menurutnya, ambisi Novel terlalu berlebihan. Ada baiknya dia lebih dulu bersaing di pemilihan legislatif mendatang.

Sebab, selain skalanya lebih kecil, pria yang kerap mengenakan sorban putih tersebut diyakini bakal diusung partai besar seperti PKS.

“Sebaiknya, Novel bersiap ikut Caleg (Calon Legislatif) DPRD DKI Jakarta saja. Siapa tahu keberuntungan berpihak kepadanya pada 2024,” katanya.

Baca Juga: Pengacara Kemenag Ungkap Biang Kerok Alotnya Proyek UIII Depok

Menurut Fernando, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang selama ini bersaing dengan Menhan Prabowo Subianto dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saja masih sulit mendapat dukungan parpol.

Apalagi Novel Bamukmin yang namanya belum diperhitungkan dalam survei capres maupun cawapres. (rul/*)