Info M Kece Digulung di Rutan, Pengacara Datangi Perwira Bareskrim  

Ilustrasi penjara (Istimewa)
Ilustrasi penjara (Istimewa)

DepokToday- Tersangka kasus dugaan penista agama, M Kece dikabarkan menjadi korban penganiayaan di rumah tahanan negara (Rutan) Bareskrim Polri.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, info itu dibeberkan oleh pengacara M Kece, yakni Sandi E Situngkir. Ia menyebut kliennya itu dipukuli.

Tanpa butuh waktu lama, Sandi dan tim pun langsung bergegas ke gedung Bareskrim Polri, pada Rabu, 1 September 2021.

Untuk mengetahui kondisi dan kebenaran info tersebut, Sandi juga langsung bergegas menemui Wakil Direktur Tindak Pidana Siber dan Kasubdit.

Selain dipukuli, Sandi mengaku mendapat info kalau Kece juga sakit.

Kondisi M Kece di Bareskrim

Setelah menemui pejabat Bareskrim, Sandi akhirnya menyatakan kalau kondisi Kece dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

“Setelah dapat konfirmasi ternyata tidak, Pak Kece meskipun kami tidak ketemu tadi, kata Pak Wadir dan Kasubdit, baik-baik saja, sehat-sehat saja,” katanya.

M Kece saat ditangkap polisi (Istimewa)
M Kece saat ditangkap polisi (Istimewa)

 

Sandi datang ke Bareskrim tak sendiri. Ia di dampingi tim dan Febri, putra Kece. Kedatangan mereka diterima oleh Wakil Direktur Dir Tipidesiber Bareskrim Polri Kombes Pol Himawan dan Kasubdit yang tak disebutkan namanya.

Baca Juga: Video Percakapan Dewasa Thata Anma dan Hotman Paris Beredar, Warganet: Pansosnya Berakhir di Penjara

Sandi mengatakan pertemuan tersebut juga dibahas soal pembantaran terhadap M Kece. Tetapi Kece tidak masuk kategori untuk dibantarkan seperti Yahya Waloni, karena kondisi kesehatannya baik-baik saja.

“Ya, jadi tadi kita coba diskusikan coba pembantaran gitu ya, kalau ternyata sakitnya dia, tapi sampai sekarang sakitnya kan baik-baik aja, tapi kalau sakitnya perawatan ya di undang-undang harus dibantarkan, sekarang masih baik-baik saja,” kata Sandi. (rul/*)