Indonesia Kembali Impor Obat COVID, Salah Satunya dari Cina

lustrasi Obat COVID-19. Foto: Sentrarak
lustrasi Obat COVID-19. Foto: Sentrarak

DEPOK- Pemerintah RI kembali melakukan impor untuk menjamin ketersediaan obat terapi bagi pasien COVID-19. Wakil Menkes RI, dokter Dante Saksono Harbuwono mencatat, sedikitnya adatiga jenis obat yang sedang diupayakan saat ini.

Dilansir dari kemkes.go.id, adapun tiga jenis obat yang diupayakan stoknya tetap aman untuk Indonesia, yakni Remdesivir, Actemra, dan Gammaraas.

“Kami menyadari bahwa ada obat-obat impor yang memang secara global pasokannya sangat ketat, dan obat-obat tersebut antara lain remdesivir, actemra, gammaraas,” kata dokter Dante Saksono Harbuwono dikutip pada Senin 19 Juli 2021.

Dokter Dante menjelaskan, obat Remdesivir akan diimpor dari India, Pakistan, dan Cina. Sebelumnya telah dilakukan negosiasi bersama dengan Kementerian Luar Negeri agar India bisa membuka kembali ekspornya.

“Sudah mulai masuk (Remdesivir) sekitar 50 ribu vial dan nanti akan bertambah lagi menjadi 50 ribu vial lagi per minggu. Kami juga sudah membuka akses ke Cina supaya obat-obat yang mirip dengan remdesivir bisa masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Kemudian untuk obat Actemra, pemerintah Indonesia sudah berkomunikasi langsung dengan produsen di Swiss, yakni perusahaan Roche. Obat Actemra ini jadi salah satu obat terapi COVID-19 yang cukup sulit didapatkan.

Stok Obat COVID dari Cina

Sedangkan untuk obat Gammaraas, pemerintah Indonesia sudah mendapatkan impor dari Cina sebanyak 30 ribu vial. Namun masih butuh stok lebih banyak lagi untuk mencukupi kebutuhan di Indonesia.

Dokter Dante mengungkapkan, untuk obat-obat yang stok nya dikategorikan masih cukup dan kelihatan masih jarang untuk masyarakat, Kemenkes sudah melakukan pertemuan dengan Gabungan Perusahaan Farmasi agar distribusi obat itu menjadi semakin lebih merata di seluruh Tanah Air.

Baca Juga: Gedung BPOM Terbakar, Vaksin dan Obat Aman Tapi Rugi Rp 600 Juta

Meskipun stok obat aman, ia tetap menekankan masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan, memakai masker dan menghindari kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun. (rul/*)