Ikut-ikutan Pilkada, ASN Harus Pendi

Wali Kota Depok Mohammad Idris (DepokToday, Rul)

MARGONDA-Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meminta kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersikap netral dalam menghadapi perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2020.

Apabila ada ASN yang ingin tampil sebagai calon wali kota atau wakil wali kota, diharapkan mengajukan pensiun dini (pendi).

“Pada situasi jelang proses politik tahun ini yang gonjang-ganjingnya sudah terasa, saya harap PNS tidak panik, ikut-ikutan, jangan baper. Tidak ada yang ditulis sebagai tim sukses apalagi bakal calon. Semua harus netral. Bagi yang ingin ikut kontestasi segera pensiun dini agar konsentrasi,” ungkap Idris di hadapan ASN Depok dalam pelaksanaan apel pagi, Senin (7/10/2019).

Wali kota menegaskan hal tersebut agar ASN fokus dalam melaksanakan tugas, pokok, dan fungsinya sehingga bisa menyelesaikan pekerjaannya secara maksimal.

Dirinya tidak ingin ASN yang ikut dalam pesta demojrasi, baik sebagai kandidat maupun tim sukses akan dapat mengganggu pekerjaannya di lingkungan Pemerintah Kota Depok.

“Mari kita fokus menyelesaikan pekerjaan. Saya masih sebagai Wali Kota yang harus menyelesaikan masa jabatan dan tugas hingga 2021,'” tegasnya.

Para ASN juga diharapkan tidak terlena dengan rumor-rumor politik yang dihembuskan melalui berbagai media.

“Hati-hati dan waspada jangan terkecoh dengan proses pilkada. Biarkan saja semua berjalan sebagaimana mestinya. Kita fokus menyelesaikan tugas,” pungkasnya.(her)