Idris Ketatkan PPKM Mikro di Kota Depok, Ini Aturannya

Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Depoktoday.com)
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Depoktoday.com)

DEPOK – Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menerbitkan aturan baru untuk memperketat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro. Ada sejumlah penyesuaian-penyesuaian dari aturan sebelumnya disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Terjadi peningkatan kasus COVID-19 di  Kota Depok, dengan kondisi tersebut, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok mengambil langkah Kebijakan Pengetatan PPKM Mikro di Kota Depok,” kata Idris dalam keterangan tertulisnya, Senin 21 Juni 2021.

Pengetatan ini sejalan dengan keputusan pemerintah pusat yang berlangsung sepanjang 22 Juni-5 Juli 2021. Perubahan ketentuan PPKM terjadi di sektor perkantoran, sekolah, restoran, pusat perbelanjaan, kegiatan peribadatan, dan area publik lainnya.

Baca Juga : Wali Kota Depok Batasi Pusat Perbelanjaan Hanya Sampai Pukul 19.00

Berikut rincian pengetatan PPKM Mikro di Kota Depok:

1. Tempat kerja/perkantoran

Menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75% dan Work From Office (WFO) 25% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat, pengaturan waktu kerja secara bergantian, dan pada saat WFH tidak melakukan mobilisasi ke daerah lain. WFH adalah bekerja dari rumah dan bukan liburan.

2. Kegiatan pada Sektor Esensial

Sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat. Beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

3. Kegiatan di Pusat Perbelanjaan

Sampai dengan pukul 19.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat, disertai pembatasan pengunjung paling banyak sebesar 30 persen.

4. Kegiatan di Pasar

Mulai pukul 03.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB, dengan jumlah pengunjung paling banyak 30 persen.

5. Kegiatan Restoran
Restoran, kafe, warung makan, pedagang kaki lima dan sejenisnya hanya sampai dengan pukul 21.00 WIB dan dilakukan secara take away atau dibawa pulang, tidak diperbolehkan makan dan minum di tempat.

6. Kegiatan tempat wisata

Taman, tempat wisata, wahana keluarga, tempat permainan anak, kolam renang, wahana ketangkasan, bioskop dan sejenisnya untuk sementara ditutup.

7. Aktivitas warga

Dibatasi sampai dengan pukul 21.00 WIB, kecuali untuk kepentingan kedaruratan dan perjalanan pulang kerja dengan menunjukkan ID Card.

Baca Juga : COVID-19 di Depok Terus Melejit, Kenapa Tidak Lockdown? Ini Jawabannya

8. Kegiatan Keagamaan

– Kegiatan ibadah di tempat ibadah dibatasi dengan kapasitas paling banyak 30 persen, dengan protokol kesehatan yang lebih ketat dan hanya untuk kegiatan ibadah yang bersifat wajib

– Kegiatan di tempat ibadah pada zona oranye dan merah PPKM Mikro ditutup

– Kegiatan pemulasaraan dan penguburan jenazah, takziyah dibatasi hanya diikuti keluarga paling banyak 15 orang

– Pengajian rutin, subuh keliling dan ibadah bersama diluar tempat ibadah untuk sementara ditiadakan

9. Kegiatan di fasilitas umum dan ruang pertemuan

– Untuk sementara seluruhnya ditutup

– Seluruh kegiatan rapat, pertemuan, bimtek, workshop dan sejenisnya dilaksanakan secara daring atau online.

10. Kegiatan Seni, Sosial dan Budaya

Dilaksanakan secara daring atau online.

11. Kegiatan resepsi

– Untuk pernikahan hanya diperkenankan untuk pelaksanaan akad nikah yang dihadiri keluarga inti paling banyak 30 orang

– Untuk khitanan dihadiri keluarga inti yang dihadiri paling banyak 20 orang.

12. Kegiatan olah raga

Hanya diperbolehkan yang bersifat mandiri.

13. Kegiatan Belajar Mengajar

Dilaksanakan secara daring atau online.

14. Pengaturan Tamu/kunjungan

– Untuk kunjungan kerja yang datang ke Kota Depok dan perjalanan dinas keluar Kota Depok dihentikan sementara

– Untuk kunjungan keluarga dari luar Kota Depok dibatasi paling banyak 5 orang.

15. Kegiatan pada Moda Transportasi

Kapasitas paling banyak 50 persen dan jam operasional sampai dengan pukul 22.00 WIB.

16. Kegiatan-kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan, sementara dihentikan.

Baca Juga : Kerahkan Ratusan Personel, Kapolres Sebut Depok Zona Merah

Dalam keterangannya Idris juga menegaskan agar masyarakat tak menyepelekan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. “Kami senantiasa menyerukan kepada seluruh warga untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan dan kami akan melakukan pengawasan serta penindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan,” katanya. (ade/*)