Idris Kembali Dipolisikan

Wali Kota Depok, M. Idris (DepokToday, Rul)

MARGONDA– Langkah Wali Kota Depok Mohammad Idris untuk bertahan sebagai salah satu kandidat petahana di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nampaknya tidak akan berjalan mulus. Selain belum memiliki gerbong partai politik, Idris pun kembali terancam dibayang-bayangi laporan dugaan pidana.

Dalam surat laporan polisi yang beredar, Idris lagi-lagi dilaporkan atas kasus dugaan memberikan keterangan palsu. Namun kali ini, bukan nama pada ijazah yang dipersoalkan, melainkan dugaan perubahan nama pada dokumentasi atau berkas lain.

Adapun yang dipersoalkan pelapor adalah dari nama Idris Abdul Sommad yang digunakannya kala menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok pada tahun 2010 sampai dengan 2015, kini berganti jadi Mohammad Idris sejak menjabat sebagai wali kota. Padahal menurut salah satu nara sumber yang enggan disebut namanya ini, diduga izasah SD pada tahun 1973 namanya adalah M. Idris.

Kemudian pada tahun 1979 sampai dengan 1980, pria yang sempat diusung PKS itu disebut-sebut memakai nama Idris Hasmi dan pada 1974 memakai nama Muh. Idris A. Sommad. “Sedangkan belakangan ini dia memakai nama KH. Mohammad Idris. Jadi yang mana yang benar.”

Surat laporan (istimewa)

Adapun laporan tersebut diduga melanggar pidana terkait pemalsuan, yakni Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 77 junto Pasal 94 Undang-undang RI Nomor 24 Tahun 2013 tentang administrasi kependudukan. Kasusnya ditangani Polda Metro Jaya. (red/*)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here