Idris-Imam Punya Relawan Emak-emak Kekinian, Namanya Empiris

Mohammad Idris bersama Empiris.(Foto: Istimewa)

DUREN SERIBU—Pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono (Idris-Imam), memiliki barisan pendukung dari kalangan emak-emak.

Barisan relawan ini menamakan diri Emak-emak Milenial Pendukung Idris (Empiris) Kota Depok.

Ketua Empiris Kota Depok, Eis Rahmawati menegaskan, Empiris merupakan wadah perempuan untuk ikut berkontribusi dalam pembanguan Depok. Anggotanya terdiri dari berbagai komunitas perempuan.

“Kami merupakan barisan perempuan yang mulai dari emak-emak, hingga ibu–ibu milenial. Kami mendukung Kiai Idris melanjutkan pembangunan Depok,” ungkap Eis dalam tasyakuran Empiris memperingati milad ke-1, Minggu (11/10/2020).

Acara yang digelar di Taman Herbal Insani Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, ini dihadiri Calon Wali Kota Depok, Mohammad Idris, dan Ketua DPC PPP Kota Depok, Hj. Qonita Lutfiyah.

“Empiris sudah satu tahun berdiri. Gerakan yang dilakukan adalah mendatangi masyarakat untuk memperkenalkan paslon nomor urut 2 Idris-Imam,” ucapnya.

Eis menuturkan, pasangan Idris-Imam memiliki janji kampanye yang prorakyat, namun tetap realistis. Dirinya mencontohkan janji menaikkan anggaran pembangunan di setiap kelurahan dari Rp2 miliar menjadi Rp5 miliar.

Selain itu, meningkatkan insentif RT, RW, LPM serta pembimbing rohani. Menciptakan 5.000 pengusaha baru dan 1.000 perempuan pengusaha.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memenangkan paslon nomor 2 Idris-Imam pada Pilkada 9 Desember mendatang. Semoga Idris-Imam memperoleh suara terbanyak,” harapnya.

“Bersama kita kuatkan dan menangkan Pak Idris untuk membangun Depok yang Maju, Berbudaya, dan Sejahtera, lanjutkan,” tambahnya.

Sementara, Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Luthfiyah, mengutarakan keberhasilan dan janji kampanye yang telah dikerjakan Mohammad Idris selama empat tahun menjabat sebagai Wali Kota Depok sudah terbukti dan bukan hanya janji semata.

“Kota Depok itu membutuhkan calon pemimpin atau wali kota dan wakil wali kota yang jujur dan amanah. Yang lebih penting adalah mempunyai gagasan serta ide-ide terbaiknya. Mari kita satukan kekuatan untuk pemenangan Idris-Imam,” tuturnya.

Qonita juga mengapresiasi seluruh pengusung dan pendukung Idris-Imam yang lebih mengedepankan ide dan gagasan dalam setiap kampanye.

“Saya sangat apresiasi bahwa yang kita jual itu adalah ide dan gagasan. Bukan bukan cemo’ohan, omong doang (Omdo), apalagi cacian, serbuan. Kita harus berpolitik santun,” ungkapnya.

Sementara itu Calon Wali Kota Depok, Mohammad idris, menyampaikan Empiris ke depan bisa dilegalitaskan melalui notaris, sehingga menjadi sebuah yayasan atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Ini, katanya lagi, agar bisa memproduksi kebijakan-kebijakan bersama pemerintah dan dewan yang sangat dibutuhkan. Selain itu, untuk merekonstruksi bahwa LSM itu tidak semuanya negatif.

“Empiris bisa memberikan gagasan-gagasan dan atau masukan-masukan ke pemerintah. Rasa optimisme saya bahwa Empiris ini bisa menjadi sebuah yayasan atau lembaga yang berbadan hukum yang bisa bermitra dengan pemerintah,” tutur Idris.

Empiris, lanjutnya, adalah relawan kedua selama kampanye Idris-Imam yang menggunakan teknologi menarik dan simpatik. “Dengan keimanan dan keteguhan kita semua, Insya Alloh tetap istiqomah pilihan adalah nomor urut 2 Idris-Imam,” pungkasnya.

(eru)