Idris-Imam Komitmen Tingkatkan Insentif Pembimbing Rohani

0
164
Mohammad Hafid Nasir.(Foto: Istimewa)

MARGONDA—Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Depok mendukung janji kampanye pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono (Idris-Imam), untuk meningkatkan insentif bagi tokoh agama dan pembimbing rohani seluruh agama.

Ketua DPD PKS Kota Depok, Mohammad Hafid Nasir, mengutarakan, selama ini Pemerintah Kota Depok di bawah Wali Kota, Mohammad Idris, sudah terbukti punya keberpihakan yang jelas pada pembimbing rohani.

“Insya Allah dengan dukungan masyarakat Depok, kami mendorong Idris-Imam meningkatkan insentif pembimbing rohani,” ujar Hafid dalam keterangan persnya, Jumat (2/10/2020).

Peningkatan tersebut, lanjutnya, bukan saja dari besaran jumlah yang dapat disalurkan. Namun juga, jumlah penerima manfaat yang mendapatkan insentif.

Hafid mengatakan di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini, tokoh agama secara langsung sangat merasakan dampaknya.

“Penerapan kebijakan PSBB tentu mempengaruhi pada berkurangnya intensitas aktifitas keagamaan. Baik di rumah ibadah, ataupun dalam kegiatan sosial masyarakat,” ungkapnya.

Para ustadz, guru agama, dan guru pengajian lekar tidak bisa mengajar seperti biasa dan memberikan pencerahan bagi umat karena pembatasan sosial.

“DPD PKS punya kekhawatiran tersendiri melihat kondisi saat ini,” tuturnya.

Lebih lanjut Hafid mengutarakan, tidak semua pembimbing rohani bisa menyesuaikan diri dengan platform pertemuan online.

“Sehingga saya rasa penting kedepannya, pemerintah harus memberikan perhatian serius bagi tokoh agama dan para pembimbing rohani,” ujarnya.

Dirinya yakin Idris-Imam punya keberpihakan yang jelas dalam mensejahterakan pembimbing rohani di Kota Depok.

“Saya rasa Idris-Imam punya keresahan yang sama, sehingga salah satu komitmen penting dalam janji kampanyenya adalah meningkatkan insentif pembimbing rohani,” katanya.

Apalagi, lanjutnya, Idris dikenal sebagai tokoh nonpartai yang concern pada pembinaan keagamaan umat.

“Beliau juga seorang pengajar. Sehingga saya yakin, beliau mengerti betul masalah kesejahteraan pembimbing rohani di kota Depok” ucapnya.

Hafid menilai saat ini diperlukan stimulus dari Pemerintah kota Depok untuk kesejahteraan pada pembimbing rohani.

“Tokoh agama memegang peranan sangat penting. Mereka menjadi pembimbing keagaaman dan pemberi motivasi umat. Bahkan pembimbing rohani juga berperan signifikan dalam mensosialisasikan bahaya covid-19 dan menjadi tauladan di tengah-tengah masyarakat,” paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya menilai penting Pemerintah Depok hadir meningkatkan kesejahteraan bagi pembimbing rohani.

“Selama 4 tahun kepemimpinan Mohammad Idris, tercatat lebih 820 pembimbing rohani dari semua agama mendapatkan bantuan dari Pemkot Depok dengan total insentif sebesar 1,2 juta perorang,” jelasnya.

Komitmen ini pun akan dilanjutkan dan ditingkatkan dalam periode selanjutnya jika Idris-Imam terpilih kembali pilkada 2020 ini.

(eru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here