IBH Soccer, Akademi untuk Pesepakbola Usia Dini yang Bertekad Jadi Pemain Kelas Dunia

Masyarakat Pecinta Sepak bola di Kota Depok yang akan menggagas IBH Soccer. (Foto: DepokToday/Hen)

CIPAYUNG—Anak-anak usia dini yang bertekad ingin menjadi pesepakbola top tanah air bahkan dunia kini memiliki pilihan menyalurkan bakatnya. IBH Soccer adalah wadahnya.

IBH Soccer akan muncul di Kota Depok dalam waktu dekat. Penggagasnya adalah Masyarakat pecinta Sepak Bola Kota Depok.

Singkatan IBH sendiri merupakan nama dari Wakil Wali Kota Depok terpilih, Imam Budi Hartono. Karena mengusung nama besar IBH, Inisiator IBH Soccer, Yusuf Triilis Hendra, sudah meminta izin kepada yang bersangkutan.

“Alhamdulillah usulan kami membentuk IBH Soccer direspon dengan baik oleh Bang Imam selaku Wakil Wali Kota Depok terpilih,” kata Yusuf Trilis kepada DepokToday, Sabtu 30 Januari 2021.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/nuku-trilis-merumput-lagi-bersama-ssb-atmajaya/

Ditemani segelas kopi panas, Yusuf Trilis mengungkapkan ihwal mendirikan IBH Soccer di Kota Depok. “IBH Soccer ini berawal dari obrolan para pencinta sepak bola di Kota Depok,” katanya.

Setelah melakukan komunikasi dengan sejumlah praktisi dan pengurus sepak bola, mereka menyambut baik kehadiran IBH Soccer.

“IBH Soccer memberikan kesempatan kepada anak-anak usia dini untuk berlatih sepak bola. Ini juga sebagai bentuk dukungan dari IBH Soccer terhadap regenerasi sepak bola Indonesia,” papar Yusuf yang didampingi Mulyadi Kibok selaku Dewan Penasehat IBH Soccer.

Maksud dan tujuan yang dibangun IBH Soccer pun sejalan dengan perkembangan dunia sepak bola saat ini.

“Tim sepak bola dari usia dini memang diperlukan dan banyak negara sudah menerapkan hal tersebut,” terang Yusuf Trilis.

Dia menambahkan, sepak bola usia dini adalah langkah yang tepat untuk pembentukan karakter pemain yang nantinya ingin melangkah jauh ke kompetisi dengan level yang lebih tinggi.

Menurut dia, kompetisi berjenjang di beberapa level usia muda adalah langkah yang tepat bagi pembentukan karakter si pemain, karena mereka harus terbiasa disuguhi level permainan yang tinggi.

Yusuf Trilis berharap, IBH Soccer akan sangat membantu dalam hal penjaringan pemain-pemain muda terbaik untuk tim nasional.

“Perlu diingat, bintang sepak bola dilahirkan bukan saja karena bakat belaka, tapi kerja keras semua pihak yang terlibat,” tutur Yusuf Trilis.

Diakui Yusuf Trilis, tidak mudah mencari talenta-talenta muda sepakbola untuk membentuk tim yang tangguh. Apalagi, lanjut dia, minimnya sarana dan prasarana saat ini.

“Minimnya sarana dan prasarana terutama susahnya mencari lahan untuk mengembangkan pemain muda jadi kendala besar bagi Sekolah Sepakbola (SSB) di Indonesia,” ungkapnya.

Meski begitu, kendala tersebut tidak menjadi masalah bagi IBH Soccer untuk melatih para anak usia dini.

Bahkan setelah melakukan launching pada medio Februari 2021 nanti, IBH Soccer akan membuat kompetisi Trofeo Friendly Match bertajuk “IBH Cup” untuk anak-anak usia 10 Tahun dan 13 Tahun.

“Kompetisi akan sangat membantu perkembangan pemain guna meningkatkan kualitas permainan dan menambah jam terbang. Insya Allah akan kami buat juga kompetisinya nanti,” demikian Yusuf Trilis.

(hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here