HTA Kritik Lambatnya Dinsos Bantu Warga Isoman, Kata Dia Harusnya Begini

Hendrik Tangke Allo (DepokToday.com)
Hendrik Tangke Allo (DepokToday.com)

DepokToday – Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo atau HTA menyayangkan lambatnya Dinas Sosial atau Dinsos Kota Depok dalam penyaluran bantuan kepada warga Depok positif COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Padahal kata Hendrik, masih banyak warga Depok yang isoman dan akhirnya tedampak sangat parah ekonominya karena hal tersebut.

“Saya mempertanyakan bahwa kinerja dinas sosial dalam penyaluran bantuan sosial, penyaluran sembako kepada warga kota Depok, yang isolasi mandiri dan terkonfirmasi COVID ini sangat lambat,” kata dia belum lama ini, dikutip Kamis 19 Agustus 2021.

Semisal kata HTA, pihaknya memberikan data warga positif COVID-19 yang sedang Isoman kepada Dinsos, namun penyaluran bantuan kepada mereka dilakukan tiga pekan kemudian.

“Kita berikan data nih, tiga Minggu kemudian baru turun atau bahkan satu bulan kemudian baru turun, kalau COVID kan dua Minggu tiga Minggu sembuh. Ini kan persoalan. Saya bilang birokrasinya jangan berbelit-belit lah,” tegas HTA.

Ya, menurut HTA, Dinsos terlalu berbelit soal birokrasi, padahal bantuan ini harus segera dirasakan pasien COVID-19 di Kota Depok secara cepat.

“Janganlah terlalu berbelit-belit dengan persoalan birokrasi dan administrasi. Masyarakat butuh sehingga yang terjadi adalah. Masyarakat yang isolasi di rumah tidak bisa kerja, ini nggak dapat bantuan,” beber dia.

Hasil Kordinasi HTA dengan Dinsos

Baca Juga: Geber Vaksinasi Bukan Cuma Kritik, PDIP: Administrasi Belakangan

Ketua DPC PDIP Kota Depok ini mengatakan, keterlambatan distribusi bantuan itu juga diakui oleh Dinsos Kota Depok.

“Mereka mengakui, ada keterlambatan distribusi, makanya kita mendorong kedepan ini tidak boleh terjadi. Masyarakat siapapun itu, dalam masa Pandemi ini, kalau dia melakukan isolasi mandiri dan betul-betul terkonfirmasi positif ya sudah dibantu,” ucap dia.

Dari hasil kordinasi dengan Dinsos, diketahui lamanya proses birokrasi dan administrasi ini karena Dinsos kurang SDM. Tapi, dia telah meminta agar hal ini dapat diperbaiki.

“Mengakui ada keterlambatan karena kurang SDM ya. Saya bilang jangan berkutat dengan pendataan. Kalau dia menunjukkan KTP warga Depok, hasil swab positif langsung dibantu. Kan bisa kerjasama dengan RT dan RW. Data sudah kita sampaikan. Kedepan kita tidak mau lagi kasian warga,” harap dia.(lala/*)