Hina Karyawan, Pejabat Bank di Depok Terancam Dibui

Ketua Pembina YLBH Nurussyafaah Indonesia Mukhlis Effendi (DepokToday, Rul)

Margonda– Diduga melakukan pencemaran nama baik, salah seorang petinggi bank swasta di kawasan Margonda dilaporkan karyawannya berinisial M ke polisi. Terkait hal itu, dalam waktu dekat tim penyidik pun akan melakukan pemeriksaan atas kasus ini.

Kuasa hukum korban, Mukhlis Effendi mengatakan, kliennya terpaksa melaporkan atasannya itu ke polisi lantaran mendapat penghinaan secara verbal. Yang menyakitkan, penghinaan dilakukan ketika forum rapat berlangsung.

“Atas masalah ini, klien saya sudah membuat laporan ke Polresta Depok pada 16 Juni lalu,” katanya pada DepokToday, Minggu 6 Oktober 2019.

Pada kasus ini Mukhlis menilai, terlapor sudah melanggar pasal pencemaran nama baik. Ancamannya pun tidak main-main yakni, kurungan empat tahun penjara. “Sudah ada dua saksi. Namun penyidik meminta empat saksi,” bebernya

Pimpinan Depok Lawyers Club ini menegaskan, kasus yang dilaporkan kliennya tidaklah sepele dan atas penghinaan itu, kerugiannya pun tidak bisa dihitung oleh materi. Atas dasar itulah, Mukhlis berharap penyidik bisa mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Karena kata-kata yang diterima klien saya sungguh tidak pantas,” ucapnya.

Ihwal potensi mediasi, dirinya bersikeras agar kasus ini bisa tetap lanjut. Sebab, menurutnya kalau dimaafkan, akan membahayakan posisi M (korban). “Saya khawatir saja kepada dia (M), soalnya kan masih kerja di bank itu.”

Selain telah menggali keterangan korban, tim kuasa hukum juga telah meminta pendapat dari saksi ahli Universitas Indonesia. Rencananya, terlapor akan menjalani pemeriksaan di Unit Krimsus Polresta Depok pada Selasa 8 Oktober 2019.

“Yang saya tahu begitu, katanya Selasa bakal dipanggil.” (dwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here