Heboh Manusia Masa Depan Ikut Kuis TV, Endingnya Bikin Ngakak

Ilustrasi kuis (Istimewa)
Ilustrasi kuis (Istimewa)

DepokToday- Jagat media sosial dibuat geger dengan cuplikan video acara kuis yang diunggah salah satu akun di Instagram. Dalam keterangan di akun itu tertulis, detik-detik manusia masa depan mengikuti acara kuis di TV.

Video berdurasi singkat ini pun langsung dibanjiri komentar netizen. Endingnya, banyak dibuat ngakak lantaran merasa selama ini merasa tertipu.

Pantauan DepokToday.com menyebutkan, video itu menayangkan cuplikan acara kuis di salah satu stasiun televisi swasta.

Layaknya kuis pada umumnya, semula pembawa acara memilih peserta lewat sambungan telepon untuk memilih huruf yang tertera di layar kaca televisi tersebut.

Namun belum sempat memilih, si penelpon yang mengaku bernama Syaifudin dari Jawa Tenagh itu justru malah memberi jawaban. Padahal pertanyaan belum dilontarkan oleh narasumber pada acara kuis tersebut.

“Iya bapak Syaifudin silahkan pilih nih huruf yang ada disebelah saya,” kata si pembawa acara.

“Ya, silahkan mau dipilih huruf apa pak?” tanya si pembawa acara lagi.

“Ya, Istana Maimun,” kata peserta kuis dari sambungan telepon.

“Huruf apa pak? Bukan pak. Bapak boleh pilih dulu pak huruf yang ada disebelah saya,” kata si pembawa acara sambil menunjuk huruf W-I-N-H-T.” “Huruf H,” timpal si penelpon lagi.

Kuis Viral di Media Sosial

“Ok langsung saja pertanyaannya akan dibacakan Bapak Roberto,” kata si presenter acara tersebut.

“Istana yang jadi salah satu ikon Kota Medan dibangun 1888 adalah.  A.Istana Maimun, B.Gedung Sate C.Museum Gajah,” tanya narasumber.

“A.Istana Maimun,” jawab si penelpon.

Baca Juga: Kejaksaan Depok Terima Berkas Perkara Tahap II Kasus Babi Ngepet, Kapan Sidang?

 

Sontak kejadian ini menuai beragam komentar netizen.

“Aniirrrrrr jadi selama ini perjuangan ku sia-sia,” kata warga net

“Jahahahahahahhaha,” timpal yang lain.

“Orang setingan,” kata warga net lainnya.

“Itu mah bukan orang dari masa depan. Crew tv nya kali akh,” kata yang lain.

“Lawak,” timpal lainnya.

“Seting nye bobol,” kata yang lain lagi. (rul/*)