Heboh Anggaran Sewa Helikopter Wagub Jabar, Uu Ruzhanul: Mohon Maaf  

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (DepokToday.com)
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (DepokToday.com)

DepokToday- Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum membeberkan alasannya soal rencana sewa helikopter. Ia menyebut, hal itu semata-mata untuk memberikan pelayanan pada masyarakat. Namun ternyata, ide tersebut menuai kontroversi.

“Memang Pemprov Jabar selalu ingin memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat, pelayanan terbaik ini yang tentu mengandung konsekuensi, termasuk di dalamnya soal anggaran,” katanya dalam video yang diterima awak media dan dikutip pada Rabu 4 Agustus 2021.

Khusus untuk masalah helikopter yang dianggarkan buat operasional dengan sistem sewa, kata Uu Ruzhanul, pihaknya sudah melakukan beberapa pertimbangan. Di antaranya, tentang efisiensi waktu.

“Helikopter ini butuh karena wilayah Jabar begitu luas, ada 27 kota/kabupaten. 5.312 desa, kemudian sekira ribuan kelurahan. Nah ini memerlukan kecepatan dan ketepatan,” jelasnya.

“Karena ada beberapa daerah yang tidak bisa konektifitas dengan baik, atau pun ada bencana yang harus cepat datang ke wilayah tersebut dan yang lainnya,” sambung dia.

Anggaran Helikopter Uu Ruzhanul

Lebih lanjut Uu Ruzhanul mengungkapkan, ini pun anggaran yang disimpan atau dialokasi untuk rencana itu, hanya sebagai dana cadangan saja.

“Artinya, kalau memang diperlukan dipakai, kalau pun tidak ya tidak harus habis. Kalau tidak dipakai mungkin jadi silpa dan jadi perubahan yang akan datang ataupun penyusunan anggaran yang ada, sehingga bisa direfocusing untuk kebutuhan lain,” ujarnya.

Baca Juga: Razman Arif Minta Kejaksaan Tetapkan Tersangka Korupsi Damkar Minggu Ini

Kemudian, kata Uu, rencana sewa helikopter menurutnya jauh lebih tepat ketimbang harus membeli. Adapun biaya yang disiapkan disebut-sebut senilai Rp 600 juta.

“Kalau dibandingkan dengan membeli helikopter yang harganya sampai Rp 75-80 miliar, belum biaya perawatan, belum biaya gaji pilot yang kita tahu sendiri,” tuturnya.

“Kemudian sewa garasi karena harus disimpan di tempat tertentu, maka ini (sewa) lebih efisien ketimbang beli atau memiliki helikopter ini,” timpalnya lagi.

Namun demikian, Uu Ruzhanul mengaku siap menerima kritik dan saran terkait rencana tersebut.

“Kalaupun ada masyarakat yang sedikit berkomentar tentang ini, tentu ini jadi masukan buat kami. Kalaupun kami ada kesalahan ya kita mohon maaf pada masyarakat, dan ini akan jadi koreksi di masa yang akan datang,” tuturnya. (rul/*)