Hari Pertama Operasi Zebra, Polisi Tilang 600 Pelanggar di Depok

Razia polantas di kawasan Margonda (DepokToday, Kas)

DEPOK- Sebanyak 600 pelanggar ditindak polisi di hari pertama Operasi Zebra Jaya di wilayah Depok, Jawa Barat pada Rabu 23 Oktober 2019. Mayoritas, mereka yang melakukan pelanggaran adalah kendaraan roda dua alias sepeda motor.

Pantauan dilapangan melaporkan, sejumlah cara dilakukan pengendara untuk menghindari razia di kawasan Margonda. Beberapa diantaranya tak sedikit yang berusaha memutar dan melawan arah saat melihat petugas. Bahkan, diantaranya ada yang nekat mengangkat sepeda motornya melewati separator untuk masuk ke jalur lambat di jalanan tersebut.

Tak hanya menyasar sepeda motor, razia ini juga menindak mobil pribadi maupun angkot yang melanggar. Salah satunya adalah mobil yang dikendarai seorang perempuan yang mengaku sebagai istri anggota TNI berpangkat kolonel.

Anggota Polisi Milter (PM) pun dikerahkan untuk memeriksa mobil yang dipasangi stiker Paspampres ini. Meski begitu, mobil tersebut tetap ditilang lantaran plat nomor kendaraannya sudah mati.

Kanit Turjawali Sat Lantas Polresta Depok, Iptu Elni Fitri mengatakan operasi hari pertama ini dilaksanakan di jalur cepat Margonda. Sebabnya, jalur cepat hanya diberlakukan untuk kendaraan pribadi roda empat.

“Sosialisasi sudah kita laksanakan terkait jalur cepat dan jalur lambat ini. Jalur cepat dikhususkan untuk mobil pribadi sementara jalur lambat untuk kendaraan umum dan sepeda motor. Namun masih saja banyak yang melanggar. Kita lihat saja di hari pertama ini sudah ada 618 pelanggar,” kata Fitri.

Rencananya, Operasi Zebra Jaya 2019 ini akan dilaksanakan mulai 23 Oktober sampai 5 November dengan titik operasi berpindah-pindah. Kepolisian pun mengimbau agar masyarakat yang berkendara membawa kelengkapan surat- surat serta melengkapi syarat kendaraannya dan tak lupa mematuhi rambu-rambu yang berlaku. (kas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here