Hari Pertama, E-TLE Rekam 31 Pelanggar di Margonda

Pintu masuk kawasan Margonda, Depok (DepokToday.com)
Pintu masuk kawasan Margonda, Depok (DepokToday.com)

DEPOK- Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok mencatat, ada sebanyak 31 pelanggar yang telah ditindak pada hari pertama diberlakukannya Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE), atau tilang elektronik, Rabu 24 Maret 2021.

Untuk sementara, kebijakan tersebut fokus pada kendaraan roda empat atau lebih di kawasan Jalan Margonda.

“Jenisnya rata-rata adalah pelanggaran tidak memakai safety belt atau sabuk pengaman,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi M Indra Waspada pada Kamis 25 Maret 2021.

Namun, jenis kendaraan yang ditindak belum bisa dijelaskan secara terperinci, baik dari plat merah ataupun plat nomor polisi pada umumnya.

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Tilang Elektronik Berlaku di Depok

Lebih lanjut Andi menuturkan, pelanggar dengan nomor kendaraan yang terekam kamera E-TLE akan dikirimi surat pemberitahuan ke alamat yang tertera pada surat kendarannya.

Kemudian pelanggar wajib melakukan pembayaran tilang dan selanjutnya dilaporkan kembali ke Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok.

“Jadi teknisnya itu apabila pelanggar terekam kamera E-TLE, maka secara otomatis operator kita membuat surat pemberitahuan akan diberikan kepada alamat yang tertera didata kendaraan tersebut.”

Pelanggar yang kena tilang diberikan waktu dua Minggu untuk menyelesaikan denda.

“Artinya kalau surat pemberitahuan itu tidak diindahkan secara otomatis nanti kendaraan itu akan terblokir,” tegasnya.

Jika kendaraan sudah terblokir maka pemiliknya tidak dapat melakukan pembayaran pajak. (rul/*)