Hari Kedua Lebaran, TPU Depok Masih Dipadati Peziarah

Peziarah mendatangi TPU di wilayah Depok. Sampai dengan hari kedua Lebaran ini, jumlah peziarah masih cukup padat. (Depoktoday.com)
Peziarah mendatangi TPU di wilayah Depok. Sampai dengan hari kedua Lebaran ini, jumlah peziarah masih cukup padat. (Depoktoday.com)

SAWANGAN- Sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Depok, masih dipadati peziarah di hari kedua Idul Fitri (Lebaran), pada Jumat 14 Me 2021. Bahkan, dibeberapa lokasi sempat terjadi antrean sejak pagi.

“Ramai banget, saya saja sampai antre mau nyekar (ziarah) tadi pagi. Padahal ini sudah hari kedua lebaran,” kata Latif, seorang peziarah di TPU Sawangan Lama, Depok.

Yang mengkhawatirkannya lagi, sejumlah peziarah terihat tidak menerapkan protokol kesehatan, utamanya soal penggunaan masker.

“Lumayan banyak yang nggak pakai masker, saya juga bingung kayak pada nggak takut sama COVID-19,” keluhnya.

Selain di wilayah TPU Sawangan, peziaran juga sempat memadati TPU Kalimulya dan sejumlah TPU lainnya di Kota Depok.

Berbeda Dengan Jakarta

Ya, berbeda dengan DKI Jakarta yang melarang adanya ziarah makam, Pemerintah Kota Depok justru memberikan izin, tapi dengan catatan wajib menerapkan protokol kesehatan.

“Di Depok diinstruksikan kepada camat, lurah untuk mengawasi  TPU, mengawasi kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana pada Rabu 12 Mei 2021.

Seorang peziarah menerapkan protokol kesehatan saat mendatangi TPU Kalimulya, Depok (Depoktoday.com)
Seorang peziarah menerapkan protokol kesehatan saat mendatangi TPU Kalimulya, Depok (Depoktoday.com)

Jika ditemukan adanya kerumuman, maka petugas akan melakukan penertiban.

“Nanti kalau ada kerumunan maka wajib dibubarkan,” katanya.

Baca Juga: Kantor Pos Tetap Buka Selama Hari Raya Lebaran 2021

Seperti diketahui, selain mudik, tradisi yang cukup khas saat momen peraaan Idul Fitri adalah ziarah ke makam orangtua, atau keluarga terdekat.

Namun karena masih dalam situasi pandemi, kebiasaan itu pun kini mulai terasa berbeda dengan sejumlah aturan. (rul/*)