Hari Ini, Delapan Kadis Berebut Posisi Sekda Depok

Surat pengumuman seleksi calon Sekda Depok. (Depoktoday.com)
Surat pengumuman seleksi calon Sekda Depok. (Depoktoday.com)

MARGONDA- Proses pemilihan calon Sekretaris Daerah atau Sekda berlanjut di Gedung Baleka I, Pemerintah Kota Depok pada Rabu, 2 Juni 2021. Adapun tahapan hari ini adalah uji kompetensi.

Tercatat ada delapan kandidat yang lulus administrasi dan berhak maju pada tahapan seleksi tersebut. Mereka rata-rata saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas atau Kadis.

Adapun ke delapan orang itu yakni, Wijayanto Kadis Disporyata, Supian Suri Kepala BKPSDM, Siti Chaerijah Aurijah Kadis Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Sidik Mulyono Kadis Kominfo.

Kemudian, Nina Suzana Kepala BKD, Manto Kadis Tenaga Kerja, Kania Parwanti Sekretariat DPRD, dan Dudi Miraz Imaduddin Kadis Perumahan dan Permukiman Kota Depok.

Setelah seleksi uji kompetensi, para kandidat wajib mengikuti tes pemeriksaan kesehatan dan MMPI-2, di RSUD Kota Depok pada Senin 7 Juni 2021.

Tentang Sekda Depok

Untuk diketahui, Sekda Kota Depok dijabat oleh Hardiono. Namun karena memasuki masa pensiun jabatan, posisi itu terjadi kekosongan. Kondisi tersebut bertepatan dengan ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Baca Juga: DEEP Desak Transparansi Proses Pemilihan Sekda Depok, Ini Tujuannya

Terkait hal itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akhirnya menunjuk Sri Utomo pejabat Asisten Pemerintahan dan Sosial Kota Depok, sebagai pelaksana tugas sekda di kota ini.

Status Sri Utomo sebagai pelaksana harian, karena saat itu wali dan wakil wali kota sebelumnya, Mohammad Idris dan Pradi Supriatna mencalonkan diri di Pilkada Kota Depok.

Pada ajang itu, Mohammad Idris bersama Imam Budi Hartono dinyatakan sebagai pemenang Pilkada. Setelah itu Sri Utomo kembali mengisi posisi sebelumnya yakni Asisten Pemerintahan dan Sosial Kota Depok.

Awasi Jejak Kandidat 

Sebelumnya, lembaga kebijakan publik, Democracy And Electoral Empowerment Patnership atau DEEP, Kota Depok, mendesak proses pemilihan calon sekda dilakukan secara transparan. Hal ini dinilai penting agar dapat diawasi langsung oleh seluruh lapisan.

Koordinator DEEP Kota Depok, Fajri Syahiddinillah berharap, proses pemilihan sekda (sekertaris daerah), harus dipublikasikan setiap tahapanya sehingga masyarakat mengetahui dan bersama-sama ikut mengawasi.

Taman Balai Kota Depok. (Depoktoday.com)
Taman Balai Kota Depok. (Depoktoday.com)

Kemudian, lanjut Fajri, akan jauh lebih baik apabila rekam jejak para kandidat sekda dipublikasikan ke media sehingga masyarakat dapat melihat nama atau sosok yang mencalonkan diri.

“Sehingga masyarakat bisa melaporkan jika ada temuan perihal rekam jejak kandidat,” jelasnya. (rul/*)