Hari Ini 104 Anak Depok Terpapar COVID, 37 Kasus Usia Balita

Data COVID yang menjangkit anak-anak Depok (DepokToday.com)
Data COVID yang menjangkit anak-anak Depok (DepokToday.com)

MARGONDA- Data penyebaran COVID-19 di Kota Depok semakin mengkhawatirkan. Saat ini, telah terjadi lonjakan sebanyak 532 kasus pada Sabtu 19 Juni 2021. Angka tersebut nyaris didominasi anak dibawah umur, dengan rincian 37 kasus di antaranya menjangkit balita.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Kota Depok mencatat, total terkonfirmasi sampai saat ini bertambah sebanyak 532 kasus, pasien aktif bertambah 443 kasus, sembuh 84 orang dan meninggal dunia 5 orang hanya dalam waktu satu hari terakhir. Dari data itu, kasus COVID rentan dialami anak atau remaja

Adapun rincian kasus berdasarkan kategori usia yakni:

30-39 tahun: 104 kasus

6-19   tahun: 104 kasus

20-29 tahun:   94 kasus

40-49 tahun:   82 kasus

50-59 tahun:   74 kasus

0-5     tahun:   37 kasus

60-69 tahun:   33 kasus

70-79 tahun:     4 kasus

“Pada usia produktif menunjukkan bahwa mobilitas penduduk mempengaruhi jumlah kasus,” kata Juru Bicara GTPPC Depok, Dadang Wihana

Penyebab COVID Rentan Sasar Anak-anak

Menurut analisa GTPCC Depok, mobilitas penduduk tinggi biasanya tidak dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, sehingga berdampak pada penularan dan akhirnya terjadi peningkatan kasus.

“Untuk usia anak, lebih banyak terpapar dari orangtua yang beraktifitas. Di samping itu, terdapat aktivitas anak atau remaja yang berkerumun di tempat-tempat tertentu dan abai prokes,” jelas Dadang.

Baca Juga: Satgas COVID-19 Minta Ambil Pelajaran Dari Lonjakan Kasus Saat Ini

Ia menegaskan, sejak lama Satgas Depok sudah mengeluarkan surat edaran (SE) wali kota tentang protokol kesehatan pulang k.erja

Disamping itu terdapat aktivitas anak/remaja yg berkerumun di tmpt2 tertentu dan abai prokes.

Untuk diketahui, hingga kini, mutasi baru virus COVID-19 yaitu varian Delta belum ditemukan di Kota Depok. Meski begitu, sejumlah langkah telah disiapkan pemerintah kota untuk mengatasi persoalan yang timbul bila varian itu muncul.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok Dadang Wihana menerangkan, berdasarkan hasil sampel yang belum keluar, penambahan kasus yang tinggi ini, dirasa dia bukan berasal dari bentuk virus baru yaitu varian delta.

“Kalau penambahan kasus kita belum menemukan varian delta, seperti yang telah dikatakan dinkes, sedang pemeriksaan sampel di litbangkes,” jelas dia. Baca selengkapnya di sini: https://depoktoday.hops.id/siap-siap-warga-depok-ini-cara-tegas-gtppc-tangani-varian-delta/