Harga Tes PCR Turun Segini, Pusat Minta Dinkes di Daerah Awasi Harga

Rapid test Covid-19 di Pasar Agung (DepokToday, Rul)

DepokToday – Secara resni Kementerian Kesehatan melakukan penurunan harga pemeriksaan COVID-19 dengan metode RT-PCR, sebesar 45 persen. Dengan begitu, tarif RT-PCR tertinggi di Pulau Jawa – Bali adalah Rp495 ribu dan di luar Jawa – Bali Rp525 ribu. Adanya penetapan tersebut, Kementerian Kesehatan menghimbau dinas kesehatan atah Dinkes tingkat provinsi hingga kabupaten/kota menjalankan peran awasi harga tes PCR

“Dinas kesehatan tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan, pelaksaanaan batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR,” tegas Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dilansir dari situs pemerintah, pada Kamis 19 Agustus 2021.

Disamping meminta Dinkes di daerah awasi harga PCR, dalam perkembangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, pemerintah memperluas penerapan pembukaan pusat perbelanjaan pada kabupaten/kota Level 4 di Indonesia dengan meninjau penerapan kedisiplinan yang telah diterapkan dengan baik di lapangan.

Sistem Peduli Lindungi mencatatkan sebanyak 1.015 orang yang mencoba melakukan check in pada sistem dan telah berhasil menyaring 619 orang yang tidak sesuai kriteria pengunjung. Lalu, pemerintah mengizinkan kegiatan olahraga individu atau kelompok yang tidak lebih dari 4 orang.

Baca Juga: Nggak Sulit, 7 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bikin Otak Fokus Sepanjang Hari

Namun dengan protokol kesehatan yang ketat pada wilayah aglomerasi level 3 dan 4 Jawa – Bali. Selain itu, kapasitas rumah ibadah untuk melakukan kegiatan ibadah, ditingkatkan menjadi 50 persen di level kabupaten/kota level 4.

Secara spesifik, terkait penerapan PPKM Level 3 dan 4 di wilayahuar Jawa – Bali, upaya pengendalian berfokus pada penekanan mobilitas, penanganan di hulu dengan prioritas memakai masker, peningkatan upaya 3T utamanya tracing. Mendorong masyarakat untuk melakukan isolasi terpusat dan peningkatan cakupan vaksinasi yang saat ini sudah menyentuh angka rata-rata nasional.

Fasilitas Isolasi terpusat di luar Pulau Jawa-Bali dilakukan di Wisma Haji dan fasilitas umum lainnya. Isolasi terpusat juga memanfaatkan kapal Pelni, yang telah diujicobakan di Kota Makassar, Medan, Lampung, Padang, Sorong dan Jayapura. (lala/*)