Harga Tes PCR di Depok Sudah Turun, Ini Tarifnya Sekarang

Aparat Gabungan Kecamatan Sawangan saat melakukan swab antigen kepada masyarakat yang diduga hendak nobar Liga Eropa 2020, dua orang dinyatakan reaktif COVID-19, Jumat 18 Juni 2021. (Istimewa)
Aparat Gabungan Kecamatan Sawangan saat melakukan swab antigen kepada masyarakat yang diduga hendak nobar Liga Eropa 2020, dua orang dinyatakan reaktif COVID-19, Jumat 18 Juni 2021. (Istimewa)

DepokToday – Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah mengeluarkan kebijakan harga batas atas dan batas bawah untuk tes swab Polymerase Chain Reaction atau PCR. Rumah sakit yang melayani COVID-19 di Kota Depok pun mulai beradaptasi dengan kebijakan itu.

Seperti yang terjadi di Rumah Sakit Umum Bunda Margonda. Harga swab PCR di rumah sakit itu kini diangka Rp 495 ribu.

“Kita sudah sesuai aturan, harga PCR Rp 495 ribu, sebelumnya Rp 900 ribu” kata Humas RSU Bunda Margonda, Mawar, Kamis 19 Agustus 2021.

Terpisah, Humas Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kinanti Putri Utami mengatakan pihaknya juga telah menyesuaikan harga tes usap tersebut setelah adanya pernyataan presiden tentang batasan harga.

“Sudah, kami sudah mengikuti arahan presiden, PCR jadi Rp 495 sebelumnya Rp 800 ribu,” kata Kinanti.

Baca Juga: Jokowi Minta Harga Tes PCR Hanya Rp 450 Ribu Hingga Rp 550 Ribu

Dalam pelaksanaannya, tes swab PCR ini dilakukan dengan mengambil sampel lendir dari saluran pernapasan atas yaitu hidung dan tenggorokan. Sampel ini kemudian dibawa ke laboratorium dan diperiksa menggunakan alat Polymerase Chain Reaction untuk mendeteksi materi genetik virus SARS-CoV2 yang menjadi penyebab COVID-19.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo alias Jokowi menginstruksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menurunkan harga Polymerase Chain Reaction atau PCR dikisaran Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu.

Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat memberikan keterangan pers secara virtual soal harga tes swab PCR, Minggu 15 Agustus 2021. Foto: Tangkapan layar akun Youtube Sekretariat Presiden.
Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat memberikan keterangan pers secara virtual soal harga tes swab PCR, Minggu 15 Agustus 2021. Foto: Tangkapan layar akun Youtube Sekretariat Presiden.

“Saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini minta agar biaya tes pcr ini berada di kisaran antara Rp 450 ribu sampai Rp 550 ribu,” kata Jokowi dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden, Minggu 15 Agustus 2021.

Jokowi menyebut, salah satu alasannya agar pelaksanaan testing yang dilakukan dapat secara masif dilakukan.

“Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, dalam penanganan pandemi COVID-19 ini butuh kecepatan baik cepat melakukan testing, menelusuri kontak erat (tracing) dan merawat pasien yang terbukti positif (treatment).

“Saya minta agar tes PCR bisa diketahui hasilnya dalam waktu maksimal 1×24 jam, kita butuh kecepatan .” kata Jokowi. (ade/*)