Hadapi Austria di Babak 16 Besar Piala Eropa 2020, Italia di Atas Angin

Stadion Wembley, London, Inggris, menyambut pertandingan babak 16 besar Piala Eropa 2020 antara Italia melawan Austria.(Foto: Twitter oefb1904)
Stadion Wembley, London, Inggris, menyambut pertandingan babak 16 besar Piala Eropa 2020 antara Italia melawan Austria.(Foto: Twitter oefb1904)

LONDON—Italia ingin melanjutkan tren 11 kemenangan beruntun saat menghadapi Austria pada babak 16 besar Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, dini hari nanti WIB.

Tidak ada tim yang lebih mengesankan di babak penyisihan grup selain pemenang Grup A yang juga tuan rumah bersama Piala Eropa 2020, Italia. DIBACA JUGA: Mengenal Tuan Rumah Piala Eropa 2020: Roma, Italia

Italia lolos dengan kemenangan 3-0 berturut-turut atas Turki dan Swiss, sebelum mencatatkan kemenangan beruntun mereka menjadi 11 pertandingan tanpa kebobolan gol dengan mengalahkan Wales 1- 0 di laga terakhir penyisihan grup.

Menyapu bersih semua pertandingan babak penyisihan grup, sepertinya tidak akan begitu sulit bagi Italia memenangkan pertandingan melawan Austria.

Meski diprediksi sudah di atas angin, Pelatih Italia, Roberto Mancini, tetap menyoroti Austria yang tampil mengesankan di babak penyisihan Grup C.

Duduk sebagai runner-up dengan menemani Belanda sebagai juara Grup C ke babak 16 besar, adalah capaian apik yang dibuat oleh Austria.

Roberto Mancini.(Foto: Twitter)
Roberto Mancini.(Foto: Twitter)

“Austria memiliki kualitas, mereka agresif. Kami harus memainkan pertandingan yang hebat. Ini adalah bagian dari kompetisi di mana Anda tidak boleh membuat kesalahan, itulah keindahan turnamen ini. Anda harus menang dengan paksa; Anda tidak bisa melakukan hal lain,” kata Mancini dikutip dari uefa.com.

Perhatian mengenai permainan Austria juga dilakukan bomber Italia, Lorenzo Insigne.

“Kami telah menyaksikan beberapa pertandingan Austria. Kami belum membahas detail apa pun, tetapi dari apa yang kami lihat, mereka adalah tim yang sangat mengandalkan fisik yang dapat berlari dan menekan sepanjang pertandingan,” ulas Insigne.

Pemain Italia foto berasama sebelum bertanding melawan Turki di Piala Eropa 2020.(Foto: Twitter @azzurri)
Pemain Italia foto berasama sebelum bertanding melawan Turki di Piala Eropa 2020.(Foto: Twitter @azzurri)

Insigne mengaku tidak khawatir dengan hal tersebut. Ia pun meminta rekan satu timnya tetap fokus agar tidak terbawa arus oleh permainan Austria.

“Jangan biarkan diri kami terpengaruh oleh mereka; kami akan memainkan sepak bola kami. Yang perlu kami lakukan adalah tetap tenang dan bersiap untuk pertandingan ini, seperti yang lainnya untuk memainkan permainan yang hebat,” ucap Insigne.

Mengejar Mimpi Lain

Lolos ke babak 16 besar merupakan mimpi yang menjadi kenyataan untuk Austria. Dua pertandingan pertama Grup C Austria berjalan dengan sukses, menang 3-1 dari Makedonia Utara diikuti dengan kekalahan 0-2 oleh Belanda.

Namun, Austria menyelamatkan penampilan terbaik ketika mereka benar-benar membutuhkannya, mendominasi Ukraina dan meraih poin melalui gol tunggal Christoph Baumgartner. Tampilan serupa akan diperlukan saat Austria meladeni Italia.

“Tim telah mencapai sesuatu yang spektakuler. Kami berada di babak 16 besar dan sekarang kami ingin melakukan semua yang kami bisa untuk mengambil langkah selanjutnya, dan mencapai perempat final di Munchen,” terang Pelatih Austria, Franco Foda.

Sesi latihan pemain Austria sebelum menghadapi Italia.(Foto: Twitter oefb1904)
Sesi latihan pemain Austria sebelum menghadapi Italia.(Foto: Twitter oefb1904)

Foda menegaskan, timnya percaya diri menghadapi Italia yang menjadi salah satu tim kuat di turnamen ini.

“Kami penuh percaya diri dan fokus pada Italia. Italia adalah tim yang paling membuat saya terkesan. Mereka menyerang dengan baik, posisi mereka bagus dan mereka juga kuat dalam transisi. Bahkan di pertandingan ketiga mereka terlihat kuat meski membuat banyak perubahan. Mereka adalah pasukan berbahaya,” katanya.

DIBACA JUGA: Babak 16 Besar Piala Eropa 2020 Dimulai, Wales Menantang Denmark

Bek Austria, David Alaba, tidak ingin membuang kesempatan ini. Harapan Alaba pun sama dengan sang pelatih, bisa memberikan penampilan terbaik saat bertanding melawan Italia.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi setiap dari kita, bermain di Wembley melawan Italia di babak 16 besar Piala Eropa. Akan luar biasa untuk mencapai perempat final di Munich. Itu akan menjadi luar biasa bagi kami semua, mimpi lain menjadi kenyataan. Tapi kami belum memikirkannya. Fokus kami adalah pada permainan,”

Gelandang Austria, Florian Grillitsch, paham betul siapa lawannya di babak 16 besar. “Tentu saja, kami tahu bahwa Italia adalah favorit. Tetapi kami telah mencapai sesuatu yang bersejarah; mengapa kami tidak melanjutkan? Kami adalah tim yang diunggulkan,” tuturnya.

“Kami tahu kami akan membutuhkan performa terbaik lainnya, untuk menaikkan level permainan kami, dan bahkan mungkin mendapatkan sedikit keberuntungan,” sambung Grillitsch.

(tdr/*)